Ribuan Warga Padati Kirab Sedekah Laut, Kapolres Rembang Tekankan Nilai Budaya dan Keamanan

Rembang – AswinNews.com — Ribuan warga memadati jalanan dalam perayaan Kirab Sedekah Laut Desa Tasikagung, Kecamatan/Kabupaten Rembang yang digelar meriah, Sabtu (28/3/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari demi menyaksikan tradisi tahunan yang sarat nilai budaya tersebut.

Sejumlah warga bahkan rela datang lebih awal dan bertahan di bawah terik matahari.

Meylina, salah satu warga Rembang, mengaku sengaja datang bersama putrinya sejak pukul 08.30 WIB demi menyaksikan arak-arakan.
“Ada jogetan, pawai, terus dangdut juga. Anak saya sih yang senang, antusias ada ramai-ramai,” ujarnya.

Kirab dimeriahkan berbagai pertunjukan seni budaya seperti barongan, dangdut berjalan, drum band, reog, sound horeg hingga tari-tarian tradisional yang menghibur masyarakat sepanjang rute.
Tak hanya warga lokal, masyarakat dari luar daerah juga turut hadir.

Suwadi, warga Pati, datang bersama keluarga untuk menyaksikan kirab yang menurutnya rutin digelar setiap tahun.

“Kalau orang Rembang itu kan kebanyakan penghasilannya dari laut, jadi pasti setiap tahun ada sedekah laut,” ungkapnya.

Di sisi lain, aparat dari Polres Rembang turut mengawal jalannya kegiatan dengan melakukan pengaturan lalu lintas. Melalui imbauan resmi, pengendara diarahkan untuk menghindari jalur dalam kota dan menggunakan jalur alternatif guna mengurai kemacetan.
Sementara itu, arak-arakan sesaji menjadi bagian utama dalam tradisi Sedekah Laut. Prosesi dimulai dari kawasan Klenteng Tjoe Hwie Kiong dengan membawa sesaji yang ditempatkan di miniatur kapal dan diangkut menggunakan kendaraan pick up sebagai barisan terdepan.

Sebanyak 30 kendaraan hias ikut serta memeriahkan kirab dengan dekorasi kreatif seperti ayam, kambing domba, kucing, hingga tokoh Hanoman.
Arak-arakan kemudian melintasi Jalan Dr. Wahidin yang merupakan batas Desa Tasikagung, sesuai tradisi turun-temurun.
Setelah prosesi kirab, sesaji dilarung ke tengah laut sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil laut yang melimpah.

Kapolres Rembang AKBP M. Faisal Pratama, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa tradisi Sedekah Laut merupakan bagian dari kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Kami memandang kegiatan ini sebagai bagian dari budaya masyarakat yang telah berlangsung secara turun-temurun.

Tradisi ini memiliki nilai kebersamaan, rasa syukur, serta memperkuat ikatan sosial antarwarga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian mendukung penuh kegiatan budaya selama berjalan tertib dan aman, serta telah menyiapkan pengamanan guna memastikan acara berlangsung kondusif.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana mempererat persatuan serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Rembang,” pungkasnya.

🖊️ Laporan Jurnalis: Wibowo
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *