Indramayu – AswinNews.com — Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Komarudin, M.Si menghadiri acara Diskusi Publik dan Halal Bihalal yang digelar oleh Diaspora Indramayu pada momentum bulan Syawal.
Kegiatan berlangsung sukses di Kampus Institute Teknologi Petroleum Balongan (ITPB), Jalan Soekarno Hatta, Desa Pekandangan, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Selasa (24/03/2026).
Diaspora Indramayu merupakan kelompok masyarakat asal Indramayu yang merantau dan tersebar di berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri.

Meski berada jauh dari tanah kelahiran, mereka tetap menjaga ikatan budaya, emosional, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah asal.
Baca juga. Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan Ambulan Untuk Puskesmas Tebingtinggi Timur
Acara ini dihadiri sekitar 80 peserta dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi bergelar profesor, doktor, magister, hingga sarjana, serta para profesional seperti pengacara, pengusaha, tokoh LSM, dan tokoh agama.
Mereka merupakan putra-putri daerah Indramayu yang kini berkiprah di luar daerah.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ini mengusung agenda Diskusi Publik dengan tema strategis mencakup bidang hukum, politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, pertanian, dan agama (Hukpoleksosbudpentanag) di Kabupaten Indramayu.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber memberikan berbagai masukan, solusi, serta kritik konstruktif bagi pemerintah daerah yang dipimpin oleh Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaifuddin.
Evaluasi terhadap satu tahun masa kepemimpinan juga menjadi bagian penting dalam pembahasan, dengan menilai capaian pembangunan apakah mengalami kemajuan, stagnasi, atau penurunan.
Prof. Komarudin, yang hadir sebagai narasumber, secara khusus menyoroti sektor pendidikan.
Ia mengungkapkan rencana pengembangan kampus baru UNJ di wilayah Indramayu Barat (Inbar) sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Dalam sambutannya mewakili diaspora, Prof. Komarudin menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri 1447 H, tetapi juga ruang strategis untuk bertukar gagasan dan pengalaman demi kemajuan Indramayu.
“Selain sebagai ajang silaturahmi, forum ini sangat penting untuk berdiskusi, bertukar pikiran, serta memberikan masukan kepada pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat Indramayu,” ujarnya.
Baca juga. DPD NasDem Purwakarta Gelar Silaturahmi Akbar, Ribuan Kader Dan Masyarakat Hadiri Buka Puasa Bersama
Lebih lanjut, ia menegaskan dua tantangan fundamental dalam pembangunan daerah, yaitu kesadaran dan kerja keras masyarakat untuk maju, serta komitmen dan visi kuat dari para pemangku kebijakan di semua tingkatan.
Sebagai contoh konkret, UNJ saat ini tengah melakukan pendampingan terhadap Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, untuk dikembangkan menjadi desa wisata mandiri.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat serta dukungan penuh dari pemerintah desa hingga kabupaten.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara diaspora dan pemerintah daerah dalam membangun Indramayu yang lebih maju dan sejahtera.
🖊️ Laporan Jurnalis: Thoha
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
