Penulis Drs Isa Alima / Editor Rahmat kartolo // Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
JAKARTA Aswinnews.com–
Presiden terpilih Prabowo Subianto menetapkan kebijakan strategis berupa kenaikan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan pejabat negara, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Jum’at (19/9/2025)
Kebijakan ini disambut hangat oleh berbagai kalangan, terutama mereka yang selama ini mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara.
Pengakuan Atas Pengabdian
Menurut Drs. Isa Alima, Pemerhati Kebijakan Publik dari Aceh, langkah ini merupakan bentuk nyata penghormatan negara terhadap para abdi bangsa.
“Mereka bekerja siang dan malam demi kemanusiaan, mencerdaskan generasi, menjaga kedaulatan NKRI, serta merawat masyarakat tanpa pamrih. Kebijakan ini harus segera direalisasikan, jangan hanya berhenti di atas kertas,” ujar Isa Alima dengan penuh haru.
Abdi Negara, Pilar Negeri
Guru disebut sebagai lentera masa depan, membentuk generasi emas dengan penuh dedikasi.
ASN merupakan penggerak roda pemerintahan, mengawal jalannya pelayanan publik.TNI dan Polri menjadi perisai bangsa, menjaga keutuhan NKRI dengan jiwa dan raga.
Tenaga kesehatan (nakes) berada di garis depan kemanusiaan, bahkan mempertaruhkan nyawa demi keselamatan rakyat.
“Di pundak mereka, Indonesia berdiri. Di tangan mereka, masa depan bangsa terjaga,” tegas Isa.
Lebih dari Sekadar Angka
Isa Alima menekankan bahwa kenaikan gaji bukan hanya soal nilai rupiah, melainkan simbol penghargaan dan keadilan sosial dari negara.
“Kesejahteraan mereka adalah fondasi tegaknya bangsa ini. Jika mereka dihargai dan dipenuhi haknya, maka pelayanan dan pengabdian akan tumbuh dari hati yang ikhlas,” tambahnya.
Dukungan Rakyat di Seluruh Nusantara
Kabar ini menjadi angin segar bagi para abdi negara di seluruh Indonesia: Guru tersenyum lebih tulus melihat anak didiknya.
Prajurit menatap bendera dengan kebanggaan yang lebih dalam.
Tenaga kesehatan menyalakan semangat baru di tengah beban tugas yang berat.
Rakyat pun berharap kebijakan ini menjadi awal dari pemerintahan yang benar-benar berpihak pada pengabdian, bukan sekadar seremonial belaka.
Harapan dan Tindakan Nyata
Masyarakat kini menantikan tindakan nyata pemerintah dalam merealisasikan kebijakan tersebut secara adil, cepat, dan merata.
“Bangsa yang besar bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi karena ia menghormati dan menyejahterakan mereka yang mengabdi,” tutup Isa Alima.
Kebijakan ini menjadi simbol keadilan sosial, sekaligus langkah awal menuju transformasi kesejahteraan nasional yang berkelanjutan dan menyentuh langsung kehidupan para pelayan publik di seluruh pelosok negeri.
Redaksi: ASWINNEWS.COM
![]()
