DPR RI: Aceh Butuh Badan Sertifikasi Tukang untuk Tingkatkan Daya Saing Pekerja Lokal

Penulis Drs Isa Alima/ Editor Rahmat kartolo // Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

BANDA ACEH Aswinnews.com–

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menegaskan bahwa Aceh sangat membutuhkan Badan Sertifikasi Tukang, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.jum’at (19/9/2025)

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI, Dr. H. M. Nasir Djamil, MM., yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Persatuan Tukang Aceh (PTA) dalam pertemuan bersama pengurus organisasi tersebut.

Tukang Aceh harus profesional. Sertifikat keahlian menjadi bukti bahwa mereka terampil, berkompeten, dan siap bersaing di tengah ketatnya dunia kerja konstruksi,” ujar Nasir Djamil.

Ia menegaskan bahwa profesi tukang saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengalaman, melainkan harus dilengkapi dengan sertifikasi keahlian sebagai standar kompetensi. Keberadaan Badan Sertifikasi Tukang Aceh pun dinilai sebagai kebutuhan mendesak dalam menjawab tantangan tersebut.

Manfaat Badan Sertifikasi

Menurut Nasir, pembentukan lembaga ini akan memberikan nilai tambah bagi para tukang Aceh dan mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkualitas, karena tenaga kerja tersertifikasi akan lebih siap dan terampil dalam menjalankan proyek konstruksi.

Hadirnya badan sertifikasi akan memudahkan tukang-tukang kita mendapatkan pekerjaan, termasuk proyek-proyek besar berskala nasional,” tambahnya.

Pertemuan dan Komitmen Bersama

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu turut dihadiri oleh jajaran pengurus Persatuan Tukang Aceh (PTA), antara lain:

  • Nazli Salya (Ketua)
  • Rudi Isnandar (Sekretaris)
  • Ahmad Muliadi (Ketua Harian)
  • Drs. Isa Alima (Ketua Dewan Penasehat)
  • Beserta pengurus lainnya

Silaturahmi ini menegaskan komitmen bersama antara wakil rakyat dan organisasi profesi tukang di Aceh dalam memperjuangkan peningkatan kualitas SDM konstruksi, khususnya melalui pembentukan lembaga sertifikasi.

Harapan Ke Depan

Dengan hadirnya Badan Sertifikasi Tukang Aceh, diharapkan tenaga kerja konstruksi asal Aceh dapat: Memiliki legalitas dan pengakuan kompetensi resmi

Lebih mudah terserap di pasar kerja konstruksi Berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan daerah dan nasional

Siap bersaing di pasar kerja internasional

Langkah ini menjadi bagian dari upaya sistematis peningkatan kualitas SDM sektor informal yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, namun memegang peran penting dalam pembangunan infrastruktur.

Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *