BENGKALIS – AswinNews.com — Limbah kilang sagu di Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, diduga kuat telah mencemari Sungai Ketam Putih yang berada di perbatasan Desa Ketam Putih dan Desa Pematang Duku.
Dugaan pencemaran ini terungkap setelah AswinNews.com melakukan penelusuran langsung ke lokasi.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi air sungai berubah drastis menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau busuk menyengat.
Aroma tidak sedap paling terasa di sekitar jembatan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat, sehingga mengganggu kenyamanan warga maupun pengguna jalan yang melintas.
Seorang warga Desa Ketam Putih yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pencemaran tersebut telah berlangsung cukup lama dan kondisinya semakin memburuk.
Ia menduga limbah dari kilang sagu menjadi penyebab utama rusaknya lingkungan perairan tersebut.
“Ini jelas limbah kilang sagu. Air sungai hitam dan baunya menyengat.
Dulu kami mandi dan mencuci di sungai ini, sekarang sudah tidak bisa lagi. Ikan pun sudah tidak ada,” ujarnya saat ditemui di sekitar lokasi sungai, Minggu (18/1/2026).
Menurut warga, sebelum kilang sagu beroperasi, sungai tersebut masih dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari sekaligus sebagai sumber mata pencaharian. Namun sejak limbah diduga dibuang langsung ke sungai tanpa pengolahan yang memadai, ekosistem air mengalami kerusakan parah dan kehidupan ikan menghilang.
Warga juga mempertanyakan tanggung jawab pengelola kilang sagu yang dinilai kurang peduli terhadap dampak lingkungan.
Pemilik kilang disebut jarang berada di lokasi usaha, sementara aktivitas pabrik tetap berjalan seperti biasa.
Pembuangan limbah langsung ke sungai dinilai berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup serta membahayakan kesehatan masyarakat. Bau menyengat yang terus tercium dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kualitas udara dan kesehatan warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola kilang sagu belum memberikan keterangan resmi dan belum dapat ditemui untuk dimintai konfirmasi.
Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Bengkalis dan instansi terkait segera turun ke lapangan guna melakukan pemeriksaan menyeluruh serta mengambil tindakan tegas agar pencemaran lingkungan tidak terus berlanjut.
Jika dibiarkan, limbah kilang sagu tersebut dikhawatirkan akan semakin merusak lingkungan dan menghilangkan sumber kehidupan masyarakat di sekitar sungai.
🖊️ Laporan Jurnalis: Harry
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Jika Abah ingin:
![]()
