🖋️ Penulis: Ine
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
📍Jakarta – AswinNews.com
Untuk memperkuat ketahanan energi dan mendukung transisi energi nasional, Asosiasi Pemasok Energi, Mineral dan Batubara Indonesia (Aspebindo) bersama Kolaborasi Energi Indonesia menggelar talkshow bertajuk “Optimalisasi Gasifikasi Batubara untuk Ketahanan dan Transisi Energi” pada Rabu (17/7/2025), di Dia.Lo.Gue Café, Kemang, Jakarta Selatan.
Talkshow yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai sektor strategis, di antaranya:
- Anggawira, Ketua Umum Aspebindo
- Rio Supin, Presiden Direktur PT Bumi Etam Chemical
- Jamil Amir Baduwi, Presiden Direktur PT Amir Brothers Gasification
- Rahmat Ginanjar, Pokja Hilirisasi Minerba Kementerian ESDM
- Ahmad Balya, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Kebijakan Publik Aspebindo
Diskusi ini dimoderatori oleh Muhammad Mulyadi.

Dalam talkshow tersebut, para narasumber menekankan pentingnya dukungan regulasi dan kepastian hukum untuk mendorong optimalisasi proyek gasifikasi batubara di Indonesia. Langkah ini diyakini mampu mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi dari energi fosil menuju energi yang lebih bersih.
Menurut Rahmat Ginanjar dari Kementerian ESDM, terdapat lima kebijakan strategis yang tengah digodok untuk mendukung hilirisasi batubara, antara lain:
- Pemberian WIUP (Wilayah Izin Usaha Pertambangan) prioritas
- Perpanjangan masa operasi hingga 30 tahun
- Pengurangan tarif royalti hingga 0% bagi perusahaan gasifikasi batubara sebagai bentuk insentif fiskal
“Insentif ini diperlukan untuk menarik investasi jangka panjang dan menjamin keberlangsungan proyek gasifikasi dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Jamil Amir Baduwi menyatakan bahwa perusahaannya, PT Amir Brothers Gasification, siap menjadi investor dan penyedia teknologi dalam proyek gasifikasi. Ia juga menyebut sinergi dengan perusahaan seperti PT Bumi Etam Chemical yang dipimpin oleh Rio Supin akan mempercepat implementasi teknologi ramah lingkungan berbasis batubara ini.
Acara ini diharapkan dapat mendorong sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi dalam membangun masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
![]()
