Categories: Peristiwa / Tragedi

Warga Bohorok Blokir Jalan Medan–Bukit Lawang, Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Langkat Aswinnews.com– Sumatera Utara — Puluhan warga Desa Empus, khususnya Dusun Pasar Rodi, Kecamatan Bohorok, menggelar aksi protes dengan memblokir jalan lintas Medan–Bukit Lawang, Rabu (8/4/2026).

Aksi tersebut merupakan puncak kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan belum kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

Sudah Kenyang Makan Abu”

Warga menutup badan jalan dan membentangkan spanduk sebagai bentuk protes terhadap polusi debu yang setiap hari menyelimuti permukiman mereka.

Kerusakan jalan berupa aspal terkelupas dan lubang besar menyebabkan kendaraan, terutama truk bermuatan berat, menimbulkan debu yang masuk hingga ke dalam rumah warga.

Baca Juga Diduga Kuasai Lahan 800 Meter Tanpa Izin, Anggota DPRD Tangerang Dilaporkan Ranah Hukum

“Kami sudah bosan dan kenyang makan abu setiap hari. Kalau hujan jadi kubangan, kalau panas jadi sumber penyakit. Padahal ini jalur wisata internasional, tapi kondisinya seperti jalan di hutan,” ujar salah satu warga.

Tiga Tuntutan Utama Warga

Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan tiga tuntutan utama:

  • Perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam
  • Penyiraman rutin jalan untuk mengurangi debu
  • Pengawasan tonase kendaraan, khususnya truk besar

Sempat Lumpuh, Jalur Wisata Terganggu

Pemblokiran sempat menyebabkan kemacetan total di jalur utama menuju kawasan wisata Bukit Lawang, yang dikenal sebagai pintu masuk menuju ekowisata hutan dan habitat orangutan.

Wabup Turun Tangan, Tercapai Kesepakatan

Situasi mulai kondusif setelah Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, turun langsung menemui massa aksi.

Baca Juga M. Nasir Buka Forum Konsultasi Publik RKPA 2027, Dorong Pembangunan Tangguh Dan Sinergi Pusat-Daerah

Dalam pertemuan tersebut, dicapai beberapa kesepakatan:

  • Pengaspalan jalan ditargetkan dimulai Juni 2026
  • Penyiraman jalan dilakukan 4 kali sehari sebagai solusi sementara

Harapan ke Pemprov Sumut

Meski sudah ada komitmen dari pemerintah kabupaten, warga tetap berharap perhatian serius dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta Dinas PUPR Provinsi.

Warga menegaskan, jika janji perbaikan tidak terealisasi, mereka siap kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih besar.

Saat ini, aksi telah dibubarkan dan arus lalu lintas di jalur Medan–Bukit Lawang kembali normal dengan pengawasan aparat keamanan.


Penulis Hambali Ali Asan l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Kartolo

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

4 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

5 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

5 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

5 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

5 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

5 jam ago