Langkat, Aswinnews.com — Gerak cepat aparat Polsek Bahorok mengawal aksi warga yang memblokir jalan provinsi penghubung Binjai menuju kawasan wisata Bukit Lawang, Rabu (08/04/2026) siang.
Aksi tersebut dilakukan ratusan warga Dusun Pasar Rodi, Desa Empus, Kecamatan Bahorok, sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki selama bertahun-tahun.
Baca Juga SPS Aceh Gelar Halal Bi Halal, Muktarrudin Gaungkan Target Go Internasional

Jalan Lumpuh Total, Warga Blokir Akses
Aksi dimulai sekitar pukul 14.45 WIB. Warga memblokir jalan dengan berbagai benda seperti kayu, papan, ban bekas, hingga galon air, sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh total.
Kondisi ini berdampak langsung pada mobilitas masyarakat, termasuk akses menuju kawasan wisata Bukit Lawang yang menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Langkat.
Keluhan Warga: Debu dan Jalan Rusak Bertahun-tahun
Warga mengaku sudah lama menahan dampak buruk dari kondisi jalan yang rusak parah.
“Sudah lima tahun lebih jalan ini rusak. Debu masuk ke rumah dan ruko, batu jalan sering terpental saat dilalui kendaraan besar, bahkan membuat pengendara motor terjatuh,” ujar salah satu warga.
Selain membahayakan pengguna jalan, kondisi tersebut juga mengganggu aktivitas ekonomi warga sekitar.
Baca Juga Dua Advokat Muda Rembang Bangun Sinergitas, Dorong Profesionalitas Penegakan Hukum
Wakil Bupati Turun Tangan, Mediasi Berlangsung
Merespons aksi tersebut, Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, turun langsung ke lokasi bersama unsur Forkopimcam Bahorok, termasuk perwakilan kecamatan, Andre Ansari Tarigan.
Hasil mediasi menghasilkan beberapa kesepakatan penting:
Pengaspalan Juni 2026
Pemkab Langkat akan mengajukan perbaikan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dengan target pengaspalan pada Juni 2026.
Penyiraman Jalan Rutin
Jalan sepanjang 1 kilometer akan disiram air empat kali sehari untuk menekan debu.
Kolaborasi dengan Perusahaan
Penyiraman dilakukan oleh Forkopimcam Bahorok bekerja sama dengan perusahaan di sekitar wilayah tersebut.
Situasi Kembali Kondusif
Kapolsek Bahorok, Tunggul Situmeang, menyampaikan bahwa setelah kesepakatan tercapai, warga membubarkan diri secara tertib.
“Pukul 15.30 WIB pemblokiran sudah dibuka. Arus lalu lintas kembali normal dan situasi aman terkendali,” ujarnya.
Harapan Warga: Janji Jangan Sekadar Janji
Kini, warga Pasar Rodi berharap komitmen perbaikan jalan benar-benar direalisasikan sesuai jadwal. Infrastruktur yang layak dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus kenyamanan pengguna jalan menuju destinasi wisata Bukit Lawang.
Penulis Hambali / Ali Asan l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
–
![]()
