Diduga Gelapkan Sepeda Motor, Pemuda di Bahorok Nyaris Diamuk Massa

Bahorok, Langkat Aswinnews.com– Seorang pemuda berinisial IS (23) nyaris menjadi korban amuk massa setelah diduga melakukan penggelapan sepeda motor. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Selasa (31/3/2026) dini hari.

Petugas gabungan dari Polsek Bahorok, Polsek Salapian, dan Polsek Kuala harus bekerja keras mengevakuasi pelaku dari kepungan warga yang emosi.

Baca Juga Alumni SMAN Indramayu Angkatan 1973 Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H Penuh Semangat


Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat pelaku IS, warga Dusun I Desa Sebertung, Kecamatan Sirapit, diduga menggelapkan sepeda motor milik Suryadi (36) pada Jumat (27/3/2026).

Modus yang digunakan pelaku yakni berpura-pura meminta korban untuk mengantarkannya membeli rokok. Namun di tengah perjalanan, tepatnya di sebuah pos ronda (cakruk) di Dusun 3 Bandar Muda Hilir, korban ditinggalkan, sementara pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban.

Pelaku kemudian berhasil ditemukan oleh korban bersama warga pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Pajak Tanjung Lenggang, Dusun Bandar Muda Hilir.

Baca Juga Berbagi Berkah, Divisi Sosial TEKAB Kabupaten Malang Gelar Baksos Peringati HUT ke-9 TEKAB Indonesia


Evakuasi Berlangsung Alot

Setelah diamankan warga, pelaku dibawa ke Kantor Kepala Desa Tanjung Lenggang. Namun, kabar penangkapan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kerumunan warga yang geram akibat maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah tersebut.

Situasi sempat memanas ketika massa mencoba melakukan tindakan anarkis terhadap pelaku. Kapolsek Bahorok, AKP Tunggul Situmeang, SH, turun langsung memimpin pengamanan.

Karena jumlah massa yang terus bertambah dan berusaha menghalangi proses evakuasi, pihak kepolisian meminta bantuan personel tambahan dari Polsek Salapian dan Polsek Kuala.

Baca Juga Imbas Karnaval Malam Takbiran, Panitia Masjid Jami Al-Ikhlas Gelar Rapat


Kondisi Terkini

Setelah melalui negosiasi dan pengamanan ketat, pelaku akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

“Pelaku berhasil kami amankan ke Mako Polsek Bahorok dan selanjutnya dilimpahkan ke Mapolres Langkat untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Tunggul Situmeang.

Saat ini, situasi di Desa Tanjung Lenggang telah kembali kondusif. Warga yang sempat berkumpul telah membubarkan diri.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat yang berwenang.


Penulis: Ali Asan l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

👍

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *