Purwakarta – AswinNews.com —
Sikap Kepala UPL PLN (Persero) Purwakarta, Aditya Jaya, menuai kekecewaan dari kalangan insan pers. Pasalnya, yang bersangkutan dinilai enggan menemui jurnalis meskipun telah menerima surat permohonan audiensi secara resmi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 9 Februari 2026, saat sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Jurnalis Purwakarta (FJP) mendatangi kantor UPL PLN Purwakarta. Namun, alih-alih bertemu langsung dengan pimpinan UPL, para jurnalis justru diarahkan ke bagian pelayanan
.
Padahal, tujuan audiensi tersebut adalah untuk menyampaikan serta mengonfirmasi sejumlah informasi penting terkait pelayanan dan kebijakan PLN yang dinilai perlu diketahui publik secara terbuka dan transparan.
Dalam keterangannya, Aditya Jaya disebut beralasan sedang mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat). Alasan tersebut dinilai kurang tepat, mengingat surat permohonan audiensi telah disampaikan sebelumnya dan seharusnya dapat direspons secara profesional, setidaknya dengan penjadwalan ulang atau penunjukan pejabat yang berwenang.
Selain itu, nada dan sikap yang ditunjukkan pimpinan UPL tersebut dinilai tidak mencerminkan etika komunikasi seorang pejabat publik. Pernyataan yang disampaikan juga dianggap tidak sejalan dengan semangat keterbukaan informasi yang semestinya dijunjung tinggi oleh institusi pelayanan publik seperti PLN.
“Seharusnya seorang pimpinan bisa memberikan tanggapan atau setidaknya menunjuk pejabat yang berkompeten. Bukan justru menghindar dan menyerahkan kepada pihak yang bukan ahlinya,” ujar salah satu jurnalis FJP kepada AswinNews.
Sikap tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan awak media. Mereka mempertanyakan komitmen Kepala UPL PLN Purwakarta dalam membangun komunikasi yang sehat, transparan, dan profesional dengan insan pers sebagai mitra strategis informasi publik.
Sebagai tindak lanjut, para jurnalis dari berbagai media menyatakan akan kembali mengajukan audiensi lanjutan ke UPL 3 PLN Purwakarta guna memperoleh klarifikasi secara langsung terkait berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.
Kekecewaan semakin bertambah karena perlakuan yang diterima dinilai tidak mencerminkan pelayanan yang layak serta terkesan tidak ramah terhadap media.
Perlu diketahui, Aditya Jaya baru sekitar satu bulan menjabat sebagai pimpinan UPL PLN Purwakarta. Namun demikian, sikap yang ditunjukkan dinilai belum mencerminkan teladan kepemimpinan di lingkungan BUMN yang seharusnya mengedepankan pelayanan publik, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas.
🖊️ Investigasi Awak AswinNews: Edi Kuswendi
![]()
