MAJALENGKA,Aswinnews.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Majalengka, Gus Hishnu Basyaiban, langsung bergerak cepat setelah mencatat keluhan mendasar dari para petani saat menghadiri Farm Field Day Program Sekolah Lapangan Tematik (SLT) DKP3.

Beliau menegaskan bahwa isu pengairan, hama tikus, dan kebutuhan Alsintan adalah Prioritas Utama yang harus diselesaikan untuk menjamin peningkatan produksi.
Gus Hishnu Basyaiban mengapresiasi program SLT DKP3 sebagai upaya esensial. Namun, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan edukasi harus sejalan dengan perbaikan infrastruktur dan dukungan alat produksi.
Fokus Komisi II: Tanggapi Keluhan Lapangan Demi Ketahanan Pangan
Gus Hishnu menyatakan bahwa keluhan petani ini akan segera dibawa ke meja Komisi II DPRD Majalengka untuk ditindaklanjuti bersama mitra kerja terkait.
Pengairan dan Irigasi: “Isu irigasi adalah masalah mendasar yang memengaruhi hidup-mati panen. Kami akan mengawasi anggaran dan mendorong realisasi perbaikan sistem pengairan yang lebih cepat dan terintegrasi,” tegas Gus Hishnu.
Pembasmian Hama Tikus: Hama tikus menjadi kerugian masif yang meresahkan. Komisi II akan mengkaji strategi pembasmian hama yang lebih efektif dan memastikan dukungan operasional di lapangan.

Distribusi Alsintan (Alat Mesin Pertanian): Beliau menyoroti pentingnya modernisasi melalui Alsintan dan berkomitmen mengawal distribusinya agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani.
Seruan Kepada Anak Muda: Pertanian Itu ‘Keren’
Selain fokus pada solusi, Gus Hishnu juga menggunakan momentum ini untuk menyerukan keterlibatan Generasi Muda.
”Anak muda harus mengambil peran! Turun ke sektor pertanian bukan hanya keren, tapi ini adalah Aksi Nyata kita untuk mendukung Swasembada Pangan Indonesia,” ujarnya penuh semangat, menekankan bahwa inovasi dan energi muda sangat dibutuhkan di sektor pertanian Majalengka.
Komisi II DPRD Majalengka berkomitmen menjadikan keluhan ini sebagai agenda legislasi dan pengawasan utama dalam waktu dekat demi menjaga status Majalengka sebagai lumbung pangan yang tangguh.***
![]()
