Ketua DPC AswinNews Langkat Merasa Tertekan dan Terintimidasi oleh Pihak Bos Gadai Cabang Binjai

✍️ Penulis: Andrian
📍 Editor: Kenzo
📅 Binjai, 18 Oktober 2025
🗞️ AswinNews.com — Tajam, Akurat, Berimbang, Ter-Update, dan Terpercaya


Perselisihan Bermula dari Dugaan Penarikan Sepeda Motor

Binjai – Ketua DPC AswinNews Langkat, Ali Asan, mengaku mengalami tekanan dan intimidasi dari pihak Bos Gadai Cabang Binjai setelah terjadi perdebatan terkait dugaan percobaan perampasan sepeda motor miliknya. Peristiwa itu terjadi di kantor Bos Gadai yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Binjai, pada Sabtu (18/10/2025).

Sebelumnya, video dan pemberitaan mengenai perdebatan antara Ali Asan dan pihak Bos Gadai sempat viral di media sosial. Menurut Ali Asan, setelah video tersebut ramai diperbincangkan, pihak Bos Gadai menghubunginya untuk melakukan klarifikasi.

“Saya ditelepon oleh pihak Bos Gadai untuk klarifikasi soal video yang viral itu. Mereka baru mengembalikan sepeda motor saya, Honda ADV, sekitar pukul 15.00 WIB setelah mengetahui berita sudah terbit di media online,” ujar Ali Asan kepada AswinNews.


Dugaan Intimidasi di Kantor Bos Gadai

Ali Asan mengaku bahwa saat mendatangi kantor Bos Gadai bersama salah satu rekan media online, dirinya sempat merasakan tekanan dan suasana tidak nyaman.

“Saat saya datang bersama rekan media, mereka menyatakan tidak suka dengan pemberitaan yang saya buat. Saya bilang, kalau ada yang salah, silakan buat laporan secara resmi,” ungkapnya.

Namun, saat hendak meninggalkan lokasi, Ali Asan mengaku ditahan dan dipaksa membuat pernyataan sepihak oleh beberapa orang di kantor tersebut.

“Saya ditahan dan dipaksa menandatangani pernyataan yang tidak jelas duduk perkaranya. Saya menolak karena merasa dipaksa dan diintimidasi oleh sekitar empat orang pria di dalam kantor itu,” katanya.

Menurut Ali Asan, perdebatan kembali terjadi hingga sekitar pukul 15.30 WIB sebelum akhirnya ia berhasil keluar dari lokasi. Tak lama setelah itu, kantor Bos Gadai tersebut menutup operasionalnya.


Langkah Hukum dan Tuntutan Etikad Baik

Sebagai nasabah, Ali Asan menyatakan tidak menerima tindakan yang dilakukan oleh pihak Bos Gadai terhadap dirinya. Ia berencana menempuh langkah hukum jika tidak ada penyelesaian secara baik-baik.

“Saya menunggu etikad baik dari pihak Bos Gadai yang sudah menahan sepeda motor saya dan memaksa saya membuat pernyataan sepihak. Jika tidak ada penyelesaian, saya akan membuat laporan resmi kepada pihak berwajib,” tegasnya.


📝 Catatan Redaksi AswinNews

Redaksi AswinNews.com menekankan pentingnya penegakan etika pelayanan konsumen dan penghormatan terhadap kebebasan pers.
Apabila terdapat pihak-pihak yang disebut dalam berita ini merasa dirugikan, redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *