Rapat Paripurna DPRD Purwakarta Bahas Perubahan APBD 2025 dan Penyertaan Modal ke Bank BJB

🖋️ Penulis: Yos | ✍️ Editor: Kenzo
📍 Purwakarta | Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta menggelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I pada Senin, 28 Juli 2025. Agenda utama dalam rapat ini mencakup pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 serta rencana penyertaan modal Pemerintah Daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Astuti, dan dihadiri oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, para Wakil Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para staf ahli, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Purwakarta, serta tokoh masyarakat dan insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Saepul Bahri Binzein menegaskan bahwa rapat paripurna ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab kolektif antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Raperda perubahan APBD Tahun 2025 dan penyertaan modal kepada Bank BJB merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja keuangan daerah serta memperluas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Purwakarta,” ujar Saepul.

Ia juga berharap proses pembahasan yang akan berjalan dapat melibatkan pandangan dan masukan dari seluruh elemen yang hadir. Menurutnya, partisipasi aktif dalam forum ini sangat penting agar keputusan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan riil dan aspirasi masyarakat Purwakarta.

“Kita semua berharap agar rancangan perubahan ini menjadi pijakan dalam mewujudkan keadilan, kesejahteraan, serta cita-cita bersama menjadikan Purwakarta sebagai daerah yang Istimewa,” tambahnya.

Rapat paripurna ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi antarlembaga. Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, proses pengambilan keputusan diharapkan menghasilkan kebijakan yang berdampak positif bagi pembangunan Purwakarta ke depan.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *