Pelatihan Dasar Pertanian dan Peternakan Pola Organik Digelar di Desa Jombok

Malang, 27 Juli 2025 – Aswinews.com
Demi meningkatkan kualitas pertanian dan peternakan, Pemerintah Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, bekerjasama dengan kelompok tani setempat menggelar Pelatihan Dasar Pertanian dan Peternakan Pola Organik untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan, Sabtu–Minggu (26–27 Juli 2025).

Pelatihan ini menghadirkan pasangan suami-istri Imam dan Wanti, petani sukses asal Jombang yang telah lama aktif sebagai mentor dan edukator di bidang pertanian serta peternakan modern.

“Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan petani dan peternak tentang pola pertanian dan peternakan organik berbasis manajemen modern, agar hasilnya maksimal,” jelas Imam.

Menurut Imam, pelatihan ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kondisi petani dan peternak yang mayoritas berasal dari generasi tua dan jarang mendapatkan pembinaan. Ia menilai, semangat dan antusiasme peserta menunjukkan adanya harapan besar akan perubahan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, mulai bermunculan petani milenial yang tertarik pada bidang ini. Mereka menyerap ilmu dengan baik, dan kami juga memperkenalkan formula pertanian dan peternakan unggulan yang sudah terbukti bermanfaat,” tambahnya.

Formula tersebut, menurut Imam, merupakan temuan seorang profesor ahli hidrologi yang telah meninggal dunia pada tahun 2010. Ia yakin formula ini merupakan salah satu yang terbaik saat ini untuk mendukung pertanian dan peternakan organik.

Salah satu peserta, Arif, menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat. Ia mengikuti sesi tanya-jawab dengan antusias dan berharap pelatihan serupa dapat digelar kembali dengan durasi lebih panjang dan sesi praktik lapangan.

Inisiatif pelatihan ini digagas oleh Sulaksono Widodo alias Bang Soni, tokoh masyarakat Dusun Kedawung, yang juga tergabung dalam kelompok tani Rahayu 2.

“Saya ajukan usulan ini dalam musyawarah desa, dan alhamdulillah disetujui oleh Pemerintah Desa Jombok meskipun pelaksanaan hanya dua hari tanpa praktik. Harapannya ke depan, kegiatan ini menjadi proyek percontohan di wilayah Malang Barat,” ujar Bang Soni.

Ia menambahkan, meski waktu terbatas, pelatihan ini diharapkan bisa menjadi cikal bakal transformasi ilmu pertanian dan peternakan organik ke seluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Malang.

“Semoga petani dan peternak kami bisa lebih maju, modern, dan berilmu dalam mengolah lahan serta memelihara ternak—baik yang berkaki dua, empat, maupun tak berkaki,” tutupnya.

Reporter: Fsd
Editor: Abahroy – Redaksi Aswin News.Com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *