Polres Tanggamus Ambil Sampel DNA dan Dampingi Keluarga yang Diduga Orang Tua Jenazah Tanpa Kepala di Pantai Limau

🖋️ Penulis: Bang Hayat
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
📍Tanggamus – AswinNews.com

Misteri penemuan jenazah pria tanpa kepala yang ditemukan terdampar di pesisir Pantai Cukuh Pandan, Pekon Padang Ratu, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, mulai menemukan titik terang.

Sebuah keluarga asal Cilincing, Jakarta Utara, mendatangi Polres Tanggamus setelah mengenali pakaian yang melekat pada jenazah tersebut.

Kedatangan keluarga ini turut didampingi Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K., M.H., serta personel Resmob Ditkrimum Polda Lampung, dan diterima langsung oleh Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Kapolres Tanggamus menyatakan bahwa pihaknya memberikan pendampingan dalam proses identifikasi, termasuk pengambilan sampel DNA dari keluarga sebagai bahan pembanding.

“Kami telah melakukan pendampingan pengambilan sampel DNA dari pihak keluarga. Saat ini, kami masih menunggu hasil dari Puslabfor,” jelas AKBP Rahmad.

Selain itu, pihak kepolisian juga memfasilitasi keluarga korban untuk melihat langsung barang bukti berupa pakaian yang dikenakan jenazah saat ditemukan.

“Kami juga mendampingi keluarga ke lokasi pemakaman jenazah,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP Khairul Yasi Ariga, S.Kom., M.H., mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Puslabfor Polri, Polres Kepulauan Seribu, serta sejumlah instansi terkait di wilayah DKI Jakarta. Hal ini mengingat lokasi dugaan tenggelamnya korban berada di sekitar perairan Pulau Bidadari dan Pulau Kelor, Jakarta.

“Koordinasi ini penting agar hasil pemeriksaan DNA lebih cepat, akurat, dan menjadi dasar penyelidikan dari dua wilayah hukum, baik Jakarta maupun Lampung,” jelas AKP Khairul.

Tujuan dari seluruh rangkaian ini, lanjutnya, adalah memberikan kepastian hukum dan kejelasan kepada pihak keluarga, sekaligus memastikan identitas jenazah secara ilmiah dan prosedural.

Diketahui, pihak keluarga mengenali jenazah dari celana pendek yang masih melekat di tubuh korban. Celana itu disebut sebagai milik Akbar Tanjung (24), warga Jalan Kalibaru Timur RT 13 RW 13, Cilincing, Jakarta Utara.

“Celana pendek itu pemberian saya langsung,” ungkap sang ayah, Abu Umaya.

Menurut penuturan keluarga, Akbar adalah seorang nelayan dan pengepul ikan yang terakhir kali berkomunikasi pada 6 Juli 2025 pukul 17.56 WIB, sebelum ia pergi melaut. Ia diduga tenggelam setelah terpeleset dari perahu saat berada di perairan sekitar Pulau Bidadari dan Pulau Kelor.

Pencarian oleh tim Basarnas di wilayah perairan Jakarta telah dilakukan selama 12 hari namun tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya keluarga menerima informasi dari kerabat mengenai berita penemuan jenazah di Tanggamus, dan memutuskan untuk mendatangi Polres.

Meski keluarga meyakini kuat bahwa jenazah tersebut adalah Akbar Tanjung, pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi uji DNA untuk memastikan identitas korban secara ilmiah.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *