🖊️ Penulis: Drs. Isa Alima
📍 Kontributor: Polsek Kembang Tanjung
🗞️ Editor: Kenzo – Redaksi AswinNews.com | Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
Kembang Tanjung, Pidie — Upaya memperkuat ketahanan pangan tak lagi sekadar wacana. Rabu, 9 Juli 2025, Polsek Kembang Tanjung menginisiasi penanaman jagung serentak bersama unsur Muspika dan masyarakat di lahan perhutanan sosial Gampong Mns Mee, Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie.
Mengusung semangat gotong royong, kegiatan ini memanfaatkan lahan seluas ±3.000 meter persegi dan menjadi bagian dari program ketahanan pangan kuartal III tahun 2025. Selain dilakukan secara langsung di lokasi, penanaman ini juga disiarkan live melalui kanal YouTube, memungkinkan masyarakat luas menyaksikan semangat kolaborasi lintas sektor dari lapangan.

Hadirnya Sinergi Tiga Pilar
Turut hadir dalam aksi ini:
- Kapolsek Kembang Tanjung AKP Azwar Effendi
- Waka Polsek Ipda Muhammad, S.H., M.M.
- Camat Kembang Tanjung (diwakili Darwin)
- Danramil 08 Kembang Tanjung (diwakili Serka Hasriadi)
- Kepala Penyuluh Pertanian Kecamatan Jafrizal, S.P.
- Pj. Keuchik Gampong Mns Mee
- Penyuluh pertanian dan masyarakat setempat
Dalam sambutannya, AKP Azwar Effendi menegaskan pentingnya gerakan ini sebagai bentuk konkret dukungan Polri terhadap program nasional.

“Ini bukan hanya soal tanam jagung, tapi soal membangun kekuatan pangan dari akar rumput, melibatkan semua elemen, dari aparat sampai petani,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan warga demi menciptakan wilayah yang mandiri dan berketahanan pangan.
Harapan: Pangan Tumbuh, Warga Sejahtera

Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif hingga selesai pukul 16.30 WIB. Monitoring dilakukan secara menyeluruh, dan hasil kegiatan akan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti dalam program serupa ke depan.
AKP Azwar menambahkan bahwa Polsek Kembang Tanjung akan terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan Muspika agar penanaman berikutnya bisa diperluas dan diperkuat baik dari sisi edukasi teknis maupun pemberdayaan masyarakat.
Dari Ladang Menuju Ketahanan Bangsa

Program tanam jagung ini bukan semata kegiatan simbolik, melainkan cermin komitmen aparat keamanan dalam mengawal ketahanan pangan dari bawah. Dengan pendekatan kolaboratif, lahan tidur bisa menjadi ladang produktif, dan masyarakat bukan hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga pelaku utama pembangunan pangan nasional.
“Kalau jagung bisa tumbuh subur di sini, maka kesejahteraan pun bisa kita tanam bersama,” tutup AKP Azwar.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
