Tino Agata Pristi: DPC ASWIN Kota Metro Siap Majukan SDM Pers, Dorong Sinergitas dengan Pemerintah Daerah

Kota Metro – aswinnews.com —
Pemegang Mandat Pendirian Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Internasional (DPC ASWIN) Kota Metro, Tino Agata Pristi, menegaskan komitmennya untuk memajukan insan pers di Kota Metro melalui program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan materi pelatihan yang berfokus pada penguatan kompetensi wartawan.

Dalam pernyataannya, Tino Agata Pristi menyampaikan bahwa pers memiliki peran sentral sebagai penyambung informasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta secara tegas kepada Kepala Daerah Kota Metro untuk membangun sinergitas yang kuat dan berkelanjutan dengan organisasi pers, termasuk DPC ASWIN, sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan pembangunan yang transparan dan partisipatif. Pers adalah mitra strategis yang harus dilibatkan dalam setiap langkah kebijakan, karena kami adalah penyambung suara rakyat,” tegas Tino.

DPC ASWIN Kota Metro di bawah kepemimpinannya akan fokus pada pembinaan dan penguatan kapasitas wartawan lokal melalui pelatihan, diskusi, serta edukasi hukum dan etika jurnalistik. Menurut Tino, kompetensi wartawan menjadi kunci agar media dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang.

Lebih lanjut, Tino juga menyoroti pentingnya keterbukaan pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan media, bukan hanya untuk menyampaikan keberhasilan program, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan berpihak pada rakyat (pro-rakyat).

“Kami siap bersinergi dan mendukung program pemerintah daerah, selama itu berpihak kepada kepentingan masyarakat. Namun kami juga akan tetap kritis bila ditemukan penyimpangan atau kebijakan yang merugikan rakyat,” tambahnya.

Dengan semangat kolaboratif, Tino Agata Pristi berharap kehadiran DPC ASWIN Kota Metro dapat menjadi warna baru dalam dunia jurnalistik lokal dan menjadi jembatan komunikasi yang sehat antara pemerintah, masyarakat, dan media. ( Ari )

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *