Cirebon-Aswinnews.Com- Madinatunnajah, 10 Juli 2025 – Pondok Pesantren Madinatunnajah menggelar kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 9–10 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri baru tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).
MATSAMA merupakan program orientasi bagi santri baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan pesantren dan madrasah, mencakup aspek akademik, sosial, spiritual, serta kedisiplinan. Selama dua hari, para santri mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memetakan potensi mereka serta membekali kesiapan mental dalam menjalani kehidupan pesantren.
Hari Pertama: Psikotes dan Sesi Motivasi
Kegiatan hari pertama diawali dengan psikotes guna mengukur kemampuan dasar, minat, dan karakter masing-masing santri. Tes ini menjadi acuan penting bagi pihak pondok dalam menyusun pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan individu.
Usai psikotes, para santri mendapatkan pembekalan dari Ust. Jejen Jaenudin dalam sesi motivasi bertajuk “Pengenalan Metode Al-Fata dan Kitab Kuning Amtsilati”. Dalam materinya, beliau mengajak para santri untuk menata niat, memperkuat semangat belajar, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu agama sejak dini.
Hari Kedua: Tes BTQ dan Sejarah Pondok
Pada hari kedua, Ust. Ubaidillah, S.Ag., menyampaikan materi bertema “Sejarah Pondok Pesantren”. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya adab, keikhlasan, serta peran strategis santri dalam membangun peradaban Islam, dengan meneladani nilai-nilai yang diwariskan para pendiri pesantren.
Selanjutnya, para santri mengikuti Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) untuk mengukur kemampuan mereka dalam membaca dan menulis huruf hijaiyah. Hasil dari tes ini akan digunakan sebagai dasar pengelompokan kelas tahsin dan tahfidz, agar pembelajaran Al-Qur’an dapat disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing santri.
Penutupan: Doa dan Harapan
Seluruh rangkaian MATSAMA ditutup dengan sesi refleksi bersama dan pembacaan doa, memohon kemudahan dan keberkahan dalam menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Madinatunnajah.

Kegiatan ini diwarnai semangat dan antusiasme tinggi dari para santri baru. Meski baru pertama kali tinggal di lingkungan pondok, mereka menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi, belajar, dan bertumbuh.
Pihak pondok berharap, melalui MATSAMA, para santri tidak hanya mengenal lingkungan barunya secara fisik, tetapi juga menguatkan kesiapan spiritual dan mental sebagai fondasi menjadi santri yang unggul dalam ilmu dan berakhlak mulia.
Konstributor ..Gufron
Editor,Abahroy
Redaksi: AswinNews.com
![]()
