Jumlah Peserta Liga 2 (2025-2026) Berkurang, Format Baru Siap Uji Mental Tim

PURWAKARTA,| Aswinnews.com — Kompetisi Liga 2 musim 2025-2026 akan mengalami pengurangan jumlah peserta menjadi hanya 20 klub, berbeda dari musim sebelumnya. Tak hanya jumlah tim, format kompetisi pun mengalami perubahan signifikan yang disebut-sebut bakal meningkatkan tensi dan kualitas pertandingan.

Dari total 20 klub, 14 tim merupakan kontestan yang bertahan dari musim 2024-2025. Sementara enam tim lainnya terbagi dari dua jalur berbeda: tiga tim yang terdegradasi dari Liga 1 dan tiga lainnya yang berhasil promosi dari Liga Nusantara 2024-2025.

Dengan telah berakhirnya Liga 2 dan Liga Nusantara sebelum Ramadan 2025, maka seluruh peserta Liga 2 musim depan telah dipastikan. Berikut daftar tim dari Liga 2 2024-2025 yang akan kembali berlaga:

1. PSPS Pekanbaru 2. Persiraja Banda Aceh 3. PSKC Cimahi 4. Deltras FC 5. Persela Lamongan 6. PSMS Medan 7. Sriwijaya FC 8. Adhyaksa FC 9. FC Bekasi City 10. Persiku Kudus 11. Persekat Tegal 12. Persikas Subang 13. Persipal Palu 14. Persipura Jayapura

Sementara dari Liga Nusantara, promosi diraih oleh: 1. Sumut United FC 2. Tornado FC Pekanbaru 3. Persiba Balikpapan

Adapun tiga tim dari Liga 1 yang akan turun kasta masih menunggu hasil akhir kompetisi tertinggi tersebut.

Format Baru: Persaingan Langsung di Fase Grup

Liga 2 2025-2026 akan menggunakan format baru di mana peserta dibagi menjadi dua grup. Juara dari masing-masing grup akan otomatis promosi ke Liga 1 sekaligus bertemu dalam laga final untuk menentukan juara Liga 2. Satu tiket promosi tersisa akan diperebutkan oleh runner-up dari masing-masing grup melalui laga play-off. Di sisi lain, tim peringkat terbawah dari setiap grup akan otomatis terdegradasi, sedangkan tim yang nyaris terdegradasi akan menjalani play-off untuk bertahan.

Pengamat: Format Baru Tingkatkan Kualitas dan Mentalitas

Pengamat sepak bola asal Purwakarta, H. Yosep Hamdi, menilai perubahan format kompetisi akan membawa dampak positif, terutama dari segi kualitas dan mentalitas pemain.

“Dengan adanya format baru ini, semua tim punya target jelas untuk menang dan naik kasta. Mereka juga harus menghadapi tim-tim kuat yang baru saja terdegradasi dari Liga 1, jadi secara kualitas pasti akan meningkat,” kata Haji Yos, sapaan akrabnya.

Ia juga menyoroti peluang pemain muda daerah, khususnya dari Purwakarta, untuk berkembang. “Purwakarta punya banyak bibit pemain muda yang potensial. Saya berharap, seperti musim lalu, ada klub yang kembali menjadikan Purwakarta sebagai homebase,” tambahnya.

(Penulis: Yos / Editor Kenzo)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *