🖋️ Penulis: Desi Mayasari,| Wartawan Riau
🗞️ Editor: Kenzo Redaksi Aswinnews.com ~ Tajam, Akurat, Terpercaya,berimbang dan Ter-update
BENGKALIS, Aswinnews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis menggelar penggeledahan mendadak di Blok Hunian Wanita, Rabu malam (3/9/2025). Razia ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pembinaan.
Penggeledahan dilakukan di empat kamar hunian, mulai dari Kamar 1 hingga Kamar 4. Operasi dipimpin oleh Tim Satops Patnal yang terdiri dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Kasubsi Keamanan, staf KPLP, staf Kamtib, serta Rupam II.
Pelaksanaan razia berjalan tertib, sistematis, dan transparan dengan mengedepankan pendekatan humanis serta menghormati hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Hal ini sesuai komitmen Lapas Bengkalis dalam menegakkan aturan tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan.
Tindak Lanjut Surat Edaran Dirjenpas
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01.285 tertanggal 24 Juli 2025 tentang pencegahan penyelundupan barang terlarang di Lapas, Rutan, dan LPKA se-Indonesia. Selain itu, razia juga mengacu pada Permenkumham Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Keamanan dan Ketertiban.
Barang Terlarang Disita, Narkoba Nihil
Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang keberadaannya di blok hunian, seperti benda logam, peralatan listrik sederhana, dan barang pribadi yang tidak sesuai aturan. Seluruh barang disita dan dimusnahkan di lokasi sesuai prosedur, disaksikan petugas, dan didokumentasikan untuk pertanggungjawaban operasional.
Sementara itu, narkotika dan zat terlarang lainnya dipastikan nihil, menunjukkan pengawasan yang semakin efektif di Lapas Bengkalis.
Kalapas: Razia Insidentil Akan Terus Dilakukan
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Kriston Napitupulu, menegaskan bahwa penggeledahan mendadak akan terus dilakukan sebagai upaya preventif.
“Kami berkomitmen melakukan razia rutin dan insidentil untuk mencegah masuknya barang yang mengganggu ketertiban. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga lingkungan pembinaan yang aman dan terkendali,” tegas Kriston.
Ia juga mengapresiasi jajarannya atas profesionalisme dalam pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah, razia berjalan lancar tanpa hambatan. Ini bukti sinergi dan kesiapan kita menghadapi potensi gangguan,” tambahnya.
Seluruh hasil razia telah dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau sesuai mekanisme pelaporan resmi. Dengan konsistensi menerapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran, Lapas Bengkalis berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan profesional.
Catatan Redaksi:
Aswinnews.com mendukung upaya Lapas Kelas IIA Bengkalis dalam memperketat pengawasan demi menciptakan lapas bebas narkoba dan gangguan keamanan. Namun, pengawasan berkelanjutan dan penguatan sistem deteksi dini perlu terus ditingkatkan agar potensi penyelundupan barang terlarang dapat dicegah sebelum masuk ke dalam blok hunian.
![]()
