BENGKULU Aawinnews.com– Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, memastikan pemerintah akan melanjutkan normalisasi alur Pelabuhan Pulau Baai hingga mencapai kedalaman minus 12 meter. Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) untuk memperkuat peran Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu gerbang perekonomian Provinsi Bengkulu.
Kepastian itu diperoleh setelah pembahasan bersama Kementerian Perhubungan mengenai kelanjutan program normalisasi alur pelayaran. Selain pengerukan, pemerintah juga akan membenahi berbagai sarana dan prasarana pendukung operasional pelabuhan.
“Program ini akan tetap dilanjutkan hingga kedalaman minus 12 meter. Selain itu, akan dilakukan perbaikan sarana dan prasarana penunjang agar operasional pelabuhan semakin optimal,” ujar Erna di Bengkulu, Selasa (28/7/2026).

Menurut Erna, pengerukan hingga minus 12 meter akan memungkinkan kapal-kapal berukuran besar bersandar dan beroperasi di Pelabuhan Pulau Baai. Kondisi tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, meningkatkan aktivitas ekspor, serta memperkuat daya saing ekonomi Bengkulu.
Ia menambahkan, pelabuhan dengan alur yang memadai juga akan menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di Bengkulu serta mendukung Pulau Baai sebagai pusat distribusi logistik dan pintu ekspor kawasan tengah hingga selatan Pulau Sumatera.
Selain pengerukan, pemerintah juga akan mempercepat perbaikan fasilitas pendukung, termasuk sistem conveyor yang saat ini belum berfungsi secara maksimal.
“Conveyor B saat ini belum bisa digunakan, sedangkan Conveyor C sedang dalam proses perbaikan. Seluruh fasilitas tersebut akan didukung dengan peralatan yang memadai,” jelasnya.
Erna menegaskan, pembenahan Pelabuhan Pulau Baai merupakan investasi jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Komisi V DPR RI, kata dia, akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar seluruh rencana pengembangan pelabuhan dapat terealisasi secara optimal.
Pewarta: Mimi (F.A)
Redaksi Aswinnews – Tajam, Berimbang dan Ter-Update
![]()
