PT PPJ 119 Bersinergi Dengan Kemenkes RI Gelar Pelatihan BTCLS Di Indramayu

INDRAMAYU, Aswinnews.com – PT PPJ 119 bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar kegiatan Pelatihan BTCLS (Basic Trauma Cardiac and Life Support) yang berlangsung lancar dan sukses di lantai 2 Aula Hotel Wiwi Perkasa, Jalan DI Panjaitan No. 44, Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan ini menghadirkan empat mentor atau pelatih dari PT PPJ 119 dan diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri dari perawat, bidan, serta mahasiswa STIKes dari berbagai rumah sakit di Kabupaten Indramayu, termasuk dari RS MM dan sejumlah rumah sakit lainnya.

Pelatihan BTCLS merupakan program wajib bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan, untuk meningkatkan kemampuan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan akibat trauma maupun gangguan jantung.

Melalui metode Blended Learning, pelatihan dilaksanakan selama enam hari, terdiri dari tiga hari pembelajaran daring dan tiga hari praktik langsung secara luring. Program ini juga telah mendapatkan sertifikasi resmi dari Kementerian Kesehatan RI.

Selain meningkatkan kompetensi tenaga medis, pelatihan ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, di antaranya memperoleh minimal 15 SKP Kemenkes yang terintegrasi dengan akun Satu Sehat SDMK, sertifikat resmi Kemenkes RI yang dapat digunakan sebagai syarat CPNS, TKHI, maupun melamar pekerjaan, serta buku panduan dan training kit.

Peserta juga mendapatkan praktik langsung (hands-on) menggunakan manekin dan peralatan medis standar untuk meningkatkan keterampilan penanganan pasien secara nyata.

Dalam wawancara bersama awak media, salah satu mentor dari PT PPJ 119, Adi, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, acara Pelatihan BTCLS berjalan lancar dan sukses diikuti sekitar 25 peserta dari kalangan perawat, bidan, dan mahasiswa STIKes di Indramayu. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua setelah tahun lalu. Materi yang diberikan sesuai tema pelatihan dasar penanganan penderita gangguan jantung sekaligus melatih mentalitas peserta dalam menghadapi pasien,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya dalam pelayanan kegawatdaruratan medis di Kabupaten Indramayu dan sekitarnya.

Penulis Thoha l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *