Bandung – AswinNews.com — Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) mulai merancang konsep Sekolah Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Manusia Unggul (Maung) Tahun 2026 sebagai upaya menghadirkan pendidikan unggul yang inklusif dan tanpa diskriminasi.
Konsep tersebut diuji secara terbuka melalui forum uji publik yang digelar di Aula Tikomdik Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (29/4/2026).
Pipa PDAM Jebol di Plangon, Jalan Raya Sumber Cirebon Tergenang Air
Forum uji publik ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya ITB, Unpad, UPI, Forum Kepala Sekolah Swasta, serta Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat.
Keterlibatan lintas institusi ini bertujuan memastikan konsep Sekolah Maung disusun secara komprehensif dan sesuai kebutuhan dunia pendidikan saat ini.
Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Barat, Deden Saepul Hidayat, menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Maung dirancang untuk memberikan layanan pendidikan yang adil dan proporsional bagi seluruh peserta didik.
“Sekolah Maung hadir untuk memastikan setiap siswa mendapatkan layanan pendidikan sesuai potensinya, baik yang memiliki prestasi tinggi maupun siswa yang membutuhkan perhatian khusus,” ujarnya.
Konsep ini tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mengakomodasi potensi non-akademik seperti seni, olahraga, dan keterampilan lainnya.
Baca juga. Penantian 13 Tahun, Kisah Haru Nenek Samaniah (76) Akhirnya Berangkat Haji
Disdik Jabar berharap model Sekolah Maung menjadi solusi mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan serta mendorong pemerataan akses bagi seluruh peserta didik di Jawa Barat.
🖊️ Laporan Jurnalis: Maztho
Sumber: Disdik Jabar
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
