Indramayu, Aswinnews.com — Pengurus Makom Albab Kabupaten Indramayu melakukan audiensi dengan Bupati Indramayu Lucky Hakim di Pendopo Indramayu, Senin malam (6/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Makom Albab menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis hasil Musyawarah Cabang (Muscab), yang menyoroti tiga isu utama di Kabupaten Indramayu, yakni darurat sampah, maraknya peredaran minuman keras, serta ancaman narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Ketua Makom Albab, Imron Rosadi, mengajak pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan kebersihan lingkungan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk mengembalikan Indramayu sebagai daerah yang bersih dan nyaman.
Baca Juga Merasa Dirugikan, Jamaah Umroh Laporkan Oknum KR Ke Polres Rembang
Selain itu, Makom Albab juga menekankan pentingnya penanganan serius terhadap peredaran narkoba melalui penegakan hukum yang konsisten, peningkatan pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam edukasi, pelaporan, hingga pendampingan rehabilitasi.

“Kami memohon kepada pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas. Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut masa depan generasi,” ujar Imron.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi masukan dari Makom Albab. Ia mengakui bahwa sejumlah persoalan, termasuk pengelolaan sampah dan keterbatasan anggaran, masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.
“Kami akan terus berupaya, termasuk mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui jalur normatif. Soal sampah, kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup, DPR RI, dan pihak terkait,” ujar Lucky Hakim.
Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah telah menginisiasi gerakan pemilahan sampah di lingkungan sekolah, yang dimulai dari Kecamatan Krangkeng sebagai wilayah percontohan. Program ini ditargetkan berjalan mulai April dan akan dievaluasi sebelum diterapkan secara luas di seluruh wilayah Indramayu.
Baca Juga KPL Mina Sumitra Gelar Larung Meron dalam Tradisi Nadran Karangsong
Terkait maraknya peredaran minuman keras, Bupati Lucky menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, DPR, aparat penegak hukum, serta tokoh agama dan masyarakat.
Audiensi ini diakhiri dengan harapan agar sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Indramayu yang bersih, aman, dan berdaya saing, sekaligus melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan menuju visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
Penulis Thoha l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
