Tulungagung -aswinnews.com- Untuk mamastikan keterserpan tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) Negeri 1 Rejotangan Tulungagung, melakukan langkah kongkret dengan mengadakan rekrutmen tenaga kerja untuk perusahaan pengolah emas yang beroperasi di Jawa Timur, kegiatan bertempat di aula pada hari Kamis 2 April 2026 dari jam 07.30 WIB hingga 13.30 WIB, sumber berita SMKN 1 Rejotangan, 07 April 2026.

Upaya meningkatkan keterserapan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus dilakukan oleh SMK Negeri 1 Rejotangan melalui sinergi dengan dunia industri. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan rekrutmen tenaga kerja oleh perusahaan pengolah emas yang beroperasi di Jawa Timur.
Kegiatan rekrutmen dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Aula SMKN 1 Rejotangan, mulai pukul 07.30 hingga 13.30 WIB. Rekrutmen ini menawarkan dua posisi strategis, yaitu operator produksi bagi peserta perempuan dan teknisi bagi peserta laki-laki. Antusiasme siswa terlihat tinggi, dengan total 121 siswa kelas XII dari berbagai program keahlian yang mendaftar sebagai calon tenaga kerja.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi, sebanyak 16 siswa dinyatakan lolos, terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Para siswa yang berhasil berasal dari beragam program keahlian, yakni Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Kendaraan Ringan, Manajemen Perkantoran, Akuntansi, serta Teknik Elektronika Industri. Kegiatan dilanjutkan dengan briefing khusus bagi peserta yang lolos seleksi, yang dilaksanakan segera setelah pengumuman hasil rekrutmen. Keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan lulusan SMKN 1 Rejotangan dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Rejotangan, Dedy Subagyo, S.T., Gr. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam menjembatani lulusan dengan dunia industri. “Kami terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan SMK memiliki peluang kerja yang nyata dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujarnya. Kepala SMK Negeri 1 Rejotangan, Dr. Santika, S.Pi., M.Si. menambahkan bahwa kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri harus terus diperkuat agar lulusan SMK mampu bersaing di tengah ketatnya pasar kerja. “Di tengah persaingan kerja yang semakin kompetitif, khususnya di Jawa Timur, sekolah harus proaktif membangun kemitraan strategis. Dengan demikian, lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki daya saing dan kesiapan yang lebih baik,” tambahnya
Saat ini, persaingan kerja bagi lulusan SMK masih tergolong tinggi, seiring dengan meningkatnya jumlah lulusan setiap tahun yang tidak selalu diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja. Oleh karena itu, kemitraan antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci penting dalam membuka akses kerja yang lebih luas bagi lulusan.
Melalui kegiatan rekrutmen ini, SMKN 1 Rejotangan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri. Diharapkan, langkah ini tidak hanya meningkatkan angka keterserapan lulusan, tetapi juga mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia industri, khususnya di sektor pengolahan logam mulia yang terus berkembang di Jawa Timur.
Ke depan, SMKN 1 Rejotangan akan terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai dunia usaha dan dunia industri (DUDI) guna memberikan peluang yang lebih besar bagi lulusan dalam memasuki dunia kerja secara langsung setelah menyelesaikan pendidikan.
Jurnalis : Hudi Purnomo
![]()
