PJU Mati Total, Warga Dua Desa di Lombok Tengah Resah: Suhaili Desak Pemerintah Segera Bertindak

Lombok Tengah,—aswinnews.com-

Padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Desa Tanak Awu dan Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, memicu keresahan serius di tengah masyarakat. Kondisi paling parah terjadi di trowongan Ketara, yang kini gelap gulita dan dinilai sangat rawan kecelakaan. 29 Januari 2026

Salah satu warga Desa Ketara, Suhaili, menyampaikan bahwa sejak aliran listrik (GP) dimatikan, lampu jalan di kawasan tersebut tidak lagi menyala. Akibatnya, warga yang melintas pada malam hari merasa takut dan tidak aman.

“Lampu PJU sudah lama mati. Kami sangat terganggu dan khawatir. Di trowongan Ketara ini sudah sering terjadi kecelakaan, kurang lebih sampai delapan kali kejadian. Ini bukan masalah kecil, ini soal keselamatan nyawa,” tegas Suhaili kepada media.

Menurutnya, trowongan Ketara merupakan jalur vital penghubung antarwilayah yang ramai dilalui warga. Namun ironisnya, hingga kini belum ada tindakan nyata dari pihak terkait untuk mengaktifkan kembali PJU tersebut.

Warga Desa Tanak Awu dan Ketara berharap pemerintah desa maupun instansi berwenang segera turun tangan. Selain itu, masyarakat juga mulai mempertanyakan transparansi anggaran PJU, mengingat penerangan jalan seharusnya menjadi fasilitas publik yang wajib dipelihara. “Kalau memang ada anggaran PJU, kenapa bisa mati berbulan-bulan? Jangan sampai masyarakat menduga ada pembiaran atau penyimpangan dana,” lanjut Suhaili.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab padamnya PJU di trowongan Ketara serta rencana perbaikannya.

Media menilai persoalan ini perlu mendapat atensi serius dari pemerintah daerah, mengingat dampaknya langsung terhadap keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.

Jaswadi

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *