Jelang Mudik Lebaran, Menhub dan Dedi Mulyadi Tinjau Jalur Garut, 483 Kusir Delman dan Becak Terima Kompensasi.”

Garut – AswinNews.com — Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut untuk meninjau kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 sekaligus menyerahkan kompensasi bantuan gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (14/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional maupun provinsi yang kerap mengalami kepadatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.


Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan, selama masa puncak arus mudik operasional delman dan becak di jalur utama akan diliburkan sementara. Sebagai bentuk perhatian pemerintah, Pemprov Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200.000 per hari kepada para pengemudi.

Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional, terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi di wilayah Garut, menerima bantuan tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas Kementerian Perhubungan serta kepolisian, sehingga jalur yang berpotensi menimbulkan kemacetan bisa dilalui dengan lancar. Kami berharap program ini juga memberikan dampak ekonomi karena ada perputaran uang di masyarakat sekaligus membawa kebahagiaan bagi mereka,” ujar Dedi Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya membantu kelancaran mobilitas para pemudik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku transportasi tradisional.

Di sisi lain, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik pada Lebaran tahun ini.

Menurutnya, melalui koordinasi intensif bersama kepolisian dan instansi terkait, berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan layanan kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati.
Bahkan jalur alternatif yang sebelumnya berlubang juga telah selesai diperbaiki.
Kami juga telah menyiapkan Pos Terpadu di empat titik utama, yaitu Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong,” jelasnya.

Bupati menambahkan, momentum arus mudik juga harus dimanfaatkan sebagai sarana promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Para pemudik yang pulang ke Garut akan melihat langsung kondisi daerah saat ini. Kita berharap mereka mendapatkan kesan yang baik sehingga ke depan mereka bisa mengajak teman maupun kerabat untuk berkunjung ke Garut,” tambahnya.

Adapun beberapa langkah kesiapan fasilitas jalur mudik di Garut tahun 2026 antara lain:

PUPR menuntaskan perbaikan jalan berlubang di jalur utama maupun alternatif.

Dinas Perhubungan memasang serta melakukan pemeliharaan lampu penerangan jalan.
Dinas Kesehatan menyiagakan Puskesmas di sepanjang jalur mudik selama 24 jam.

Fasilitas umum seperti rest area disiapkan serta dilakukan penjagaan kebersihan lingkungan secara intensif.

Peninjauan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

Kontributor: W. Somantri
Dewan Pembina DPP ASWIN
🖊️ Laporan Jurnalis: Maztho Sekretaris DPD Aswin Jawa Barat

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *