✍️ Penulis: drs Isa Alima
📷 Kontributor: Zainal Abidin Suarja, Direktur Natural Aceh
🗞️ Editor: Kenzo — Redaksi AswinNews
📍 Jakarta | AswinNews.com — Tajam, Akurat, Berimbang, dan Terpercaya
Banda Aceh, 14 November 2025 — Indonesia kembali mencatat prestasi di tingkat internasional melalui Zainal Abidin Suarja, Direktur Natural Aceh Corp. Ia dinobatkan sebagai satu-satunya tokoh Indonesia yang masuk dalam daftar 50 Leading Lights Asia Pasifik 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada pemimpin yang menempatkan kebaikan (kindness) sebagai inti dari kepemimpinan dan budaya organisasi.
Diundang ke British High Commission Singapura
Pengumuman resmi disampaikan oleh Georgia Holloway, Event Manager program Kindness & Leadership, melalui surat elektronik pada Kamis pagi. Selain menyampaikan ucapan selamat, Georgia juga mengundang Zainal sebagai tamu kehormatan pada Special Evening Cocktail Reception yang akan berlangsung pada 26 November 2025 di British High Commission, Singapura.
Penghargaan ini merupakan bagian dari inisiatif internasional untuk mengapresiasi pemimpin yang mampu menciptakan lingkungan kerja positif, mendorong kolaborasi, serta menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui kepemimpinan berbasis empati dan nilai moral.
Natural Aceh Corp: Social Enterprise yang Makin Terkemuka
Di bawah kepemimpinan Zainal, Natural Aceh Corp berkembang menjadi social enterprise berpengaruh dengan cakupan kerja yang luas. Berawal dari Aceh, kini operasi organisasi telah meluas hingga:
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Jawa Barat
Makassar
Nusa Tenggara Barat (NTB)
Natural Aceh dikenal melalui berbagai program lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya:
Restorasi mangrove dan pemulihan ekosistem pesisir
Budidaya tiram ramah lingkungan
Program pendidikan kebencanaan
Penguatan ekonomi perempuan, UMKM, dan koperasi
Pemanfaatan solar panel sebagai energi hijau
Program pemberdayaan penyandang disabilitas
Pendekatan Natural Aceh menggabungkan ilmu pengetahuan, budaya lokal, nilai kearifan Aceh, serta model pemberdayaan berkelanjutan.
Kepemimpinan Berbasis Nilai Kebaikan
Menanggapi pengakuan internasional tersebut, Zainal menegaskan bahwa nilai kebaikan telah lama menjadi bagian dari identitas kepemimpinan Aceh.
“Dalam budaya Aceh, kepemimpinan tidak terpisahkan dari nilai-nilai seperti peumulia jamee (menghormati tamu), meusyawarah (membangun musyawarah), dan tameusaboh (solidaritas). Nilai-nilai ini mencerminkan kebaikan hati yang mengakar,” ujarnya.
Zainal menjelaskan bahwa prinsip-prinsip tersebut diterapkan di Natural Aceh Corp melalui pembangunan ruang kerja inklusif, penghargaan terhadap pengalaman hidup setiap anggota tim, serta pengambilan keputusan yang mempertimbangkan empati dan keadilan.
Baginya, kebaikan bukan hanya gaya kepemimpinan, melainkan fondasi kepercayaan dan keberlanjutan organisasi.
Pengakuan untuk Tim dan Komunitas
Zainal menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan penghargaan kolektif bagi seluruh tim Natural Aceh dan komunitas pesisir yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perubahan sosial.
Kehadiran Zainal sebagai satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam daftar 50 Leading Lights Asia Pasifik 2025 menjadi bukti bahwa nilai-nilai lokal Aceh tidak hanya relevan secara global, tetapi juga mampu memberi inspirasi lintas negara.
![]()
