Perhutani KPH Jombang Salurkan Dana TJSL untuk Kemajuan Dunia Pendidikan di Lengkong, Nganjuk

📝 Penulis: Ida
🎯 Kontributor: (Kom-PHT/JBG/Ars)
🖥️ Editor: Kenzo
Aswinnews.com — Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update


JOMBANG, PERHUTANI (28/10/2025)

Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan dana sebesar Rp20 juta kepada Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Jombang.
Penyaluran dana dilakukan di Wana Wisata Jolotundo, Nganjuk, pada Selasa (28/10/2025).

Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kepedulian Perhutani dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Dana TJSL tersebut akan dimanfaatkan untuk perbaikan sarana dan prasarana di TK Tunas Rimba, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

Melalui dukungan tersebut, diharapkan kegiatan belajar-mengajar dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan representatif bagi siswa dan tenaga pendidik.


Komitmen Perhutani terhadap Dunia Pendidikan

Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., menyampaikan bahwa bantuan TJSL ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kemajuan pendidikan di sekitar wilayah kerja Perhutani.

“Bantuan ini merupakan wujud komitmen Perhutani dalam mendukung kelengkapan dan kemajuan sarana pendidikan, agar memberikan kenyamanan bagi murid, guru, dan orang tua dalam setiap kegiatan di lingkungan sekolah,” ujar Enny.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan dana secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Semoga bantuan ini membawa berkah bagi semua pihak serta dapat mewujudkan suasana sekolah yang nyaman dan asri,” tambahnya.


Apresiasi dari Yayasan Tunas Rimba Perhutani

Ketua YTRP Cabang Jombang, Rini Sulistyowati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Perhutani.

“Bantuan ini sangat membantu dalam perbaikan sarana dan prasarana TK Tunas Rimba, sehingga sekolah dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas pendidikannya,” ungkapnya.

Rini berharap dukungan semacam ini dapat berkelanjutan dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak usia dini.

“Harapannya, dukungan ini juga dapat menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di TK Tunas Rimba,” pungkasnya.

(Kom-PHT/JBG/Ars | Ida)


Catatan Redaksi:

Program TJSL Perhutani menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pemerintah dan dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah sekitar hutan. Redaksi Aswinnews.com menilai langkah ini penting untuk diperluas ke sektor-sektor lain seperti ekonomi kreatif, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat agar manfaat sosialnya dapat dirasakan lebih luas.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *