🖋️ Oleh: Drs Isa Alima
🖥️ Editor: Kenzo — Redaksi Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
📍 BANDA ACEH – Aswinnews.com — Pemerhati kebijakan publik Aceh, Drs. Isa Alima, mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat dalam menindaklanjuti usulan pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee. Ia menilai, respons sigap tersebut menjadi sinyal positif perhatian strategis pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di Tanah Rencong.
“Langkah cepat ini patut diapresiasi. Proyek terowongan ini bukan hanya soal konektivitas antarwilayah, tapi juga simbol harapan rakyat dan tekad pemerintah membuka isolasi,” ujar Drs. Isa Alima di Banda Aceh, Senin (20/10/2025).
Mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie itu meyakini, terowongan Paro–Geurutee akan menjadi game changer bagi kawasan barat dan tengah Aceh. Proyek tersebut dinilai mampu membuka akses ekonomi yang selama ini terkendala infrastruktur terbatas.
“Konektivitas terbuka, ekonomi rakyat bergerak. Hasil bumi, wisata, hingga sektor sosial akan hidup kembali. Ini bukan proyek biasa — ini jembatan menuju kemajuan,” tegasnya.
Meski demikian, Isa mengingatkan agar respons cepat pemerintah pusat tidak berhenti pada tahap survei atau kajian teknis semata.
“Setelah tim turun ke lapangan, harus ada tindak lanjut berupa anggaran, kebijakan konkret, dan keberanian eksekusi. Jangan biarkan harapan rakyat terbenam dalam laporan kajian,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam perencanaan lintas sektor. Gubernur Aceh, kata Isa, perlu menyiapkan data komprehensif, kajian risiko, serta pendekatan lingkungan yang berkelanjutan agar proyek ini berjalan efektif dan aman.
“Terowongan ini bukan sekadar beton dan aspal, tapi jalan menuju masa depan Aceh yang terkoneksi, terbuka, dan berdaya,” pungkasnya.
🗒️ Catatan Redaksi:
Pembangunan Terowongan Paro–Kulu–Geurutee telah lama menjadi aspirasi masyarakat Aceh, khususnya di wilayah barat dan tengah, untuk mengatasi tantangan medan ekstrem dan isolasi jalur transportasi.
Apresiasi terhadap respons cepat pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk memastikan Aceh mendapatkan infrastruktur strategis yang berdampak langsung pada mobilitas, perdagangan, dan pemerataan ekonomi.
Namun demikian, redaksi menilai, keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, komitmen pendanaan, dan koordinasi lintas lembaga.
Pemerintah Aceh diharapkan proaktif dalam memastikan proyek ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar terwujud sebagai simbol kebangkitan infrastruktur Aceh menuju konektivitas yang inklusif dan berkelanjutan.
![]()
