Ketua Aswin DPC Nganjuk Kecam Dugaan Oknum Wartawan Lakukan Intimidasi dan Pemerasan Kepala Desa Tekenglagahan

🖋️ Penulis: Sunyoto
📍 Nganjuk, Aswinnews.com
📅 4 Oktober 2025
📌 Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update


Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (Aswin) DPC Nganjuk, Sunyoto HS, mengecam keras tindakan oknum yang mengaku sebagai ketua wartawan Kabupaten Nganjuk, karena diduga melakukan penyalahgunaan wewenang, intimidasi, dan pemerasan terhadap Kepala Desa Tekenglagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Hasil penelusuran Aswinnews.com, beredar sebuah voice note dan percakapan pesan di aplikasi Messenger WhatsApp yang memuat dugaan permintaan sejumlah uang oleh oknum tersebut. Dalam percakapan itu, oknum tersebut mengaku memiliki peran penting dalam “membantu” kepala desa terkait pemeriksaan desa yang disebut akan berlangsung pada periode September hingga Desember.

“Ada pemeriksaan terhadap seluruh kepala desa Kabupaten Nganjuk, saya peran utama untuk membantu bapak, untuk menyelamatkan pemeriksaan. Saya minta tolong dibantu segera dijawab,” demikian bunyi salah satu potongan voice note yang beredar.

Dalam percakapan lainnya, oknum yang sama juga mengirimkan nomor rekening kepada kepala desa sambil menegaskan posisinya sebagai “pimpinan media Kabupaten Nganjuk.”

“Udah dibilang pimpinan media kok masih tanya medianya apa, Pak. Makanya kalau ke kota, lihat papan reklame di jalan, foto saya terpampang itu,” ujarnya dengan nada tinggi dalam pesan yang diterima redaksi.

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Aswin Nganjuk, Sunyoto HS, menegaskan bahwa perbuatan tersebut telah mencoreng nama baik profesi wartawan.

“Perbuatan oknum itu sudah di luar batas tugas pokok dan fungsi wartawan. Dengan adanya bukti kuat berupa voice note dan chat WhatsApp, tindakan itu sudah masuk unsur intimidasi dan pemerasan,” ujarnya.

Sunyoto mendesak agar Kepala Desa Tekenglagahan melaporkan peristiwa ini ke aparat penegak hukum agar kasus tersebut dapat diusut tuntas.

“Kami mendorong aparat penegak hukum wilayah Nganjuk untuk menindaklanjuti dugaan ini secara transparan. Bukti digital sudah cukup kuat, termasuk nomor HP yang digunakan dalam percakapan tersebut,” tambahnya.


Catatan Redaksi:

Redaksi Aswinnews.com menegaskan bahwa berita ini disusun berdasarkan hasil konfirmasi dan bukti digital yang diterima dari narasumber resmi.
Kasus dugaan intimidasi dan pemerasan yang disebutkan dalam artikel ini masih dalam proses klarifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan koreksi bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *