Penulis Mastho Seketaris DPD Aswin Jabar/ Editor Rahmat kartolo// Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
Bandung — AswinNews.com
Peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 tahun 2025 menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mengenang dan merayakan perjalanan panjang institusi pertahanan negara ini. Dengan mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah refleksi mendalam atas komitmen, dedikasi, dan transformasi TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.
Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat
Sejak berdiri pada 5 Oktober 1945, TNI telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjuangan bangsa. Bermula dari Tentara Keamanan Rakyat yang lahir dari semangat kemerdekaan, TNI menjelma menjadi institusi militer modern yang profesional dan adaptif terhadap perubahan zaman. Perjalanan ini ditandai oleh berbagai pertempuran mempertahankan kemerdekaan, operasi kemanusiaan, hingga pengabdian di daerah-daerah terpencil.
TNI bukan hanya alat pertahanan negara, tetapi juga motor pemersatu bangsa. Keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial, penanggulangan bencana, hingga pembangunan karakter masyarakat di berbagai pelosok tanah air menjadikan institusi ini sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan rakyat.
Makna dari “TNI Prima” mencerminkan upaya terus-menerus TNI untuk menjadi kekuatan militer yang profesional, tangguh, dan siap menghadapi tantangan multidimensional di era globalisasi. Dalam dunia yang semakin kompleks, kekuatan fisik saja tidak cukup. TNI dituntut untuk menguasai teknologi modern, memiliki respons cepat, serta mampu menghadapi ancaman non-konvensional seperti siber, ideologi transnasional, dan konflik asimetris.
TNI Prima: Profesional, Tangguh, Modern
Transformasi ini penting agar TNI tetap relevan, kuat, dan menjadi simbol ketahanan nasional yang adaptif di era digital.
TNI Rakyat: Kemanunggalan Tanpa Batas
“TNI Rakyat” menegaskan prinsip dasar bahwa TNI adalah milik rakyat dan untuk rakyat. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kekuatan militer. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan masyarakat harus terus dijaga dan diperkuat. TNI hadir tidak hanya sebagai pelindung, tetapi juga mitra dalam pembangunan nasional.
Keterlibatan TNI dalam kehidupan masyarakat—mulai dari kegiatan sosial, karya bakti, pembangunan infrastruktur, hingga edukasi karakter—menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat adalah fondasi utama keutuhan NKRI.
Indonesia Maju: Tujuan Bersama Seluruh Bangsa
Dalam konteks modernisasi dan dinamika global yang penuh ketidakpastian, semangat “Indonesia Maju” menuntut kerja sama seluruh elemen bangsa. Kedaulatan negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh solidaritas nasional, stabilitas sosial-politik, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
HUT ke-80 TNI menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan nasional, mengingatkan kita bahwa menjaga NKRI adalah tugas bersama—bukan hanya milik TNI, pemerintah, atau satu golongan tertentu. Seluruh rakyat Indonesia harus turut serta aktif dalam menjaga stabilitas dan memperkuat daya saing bangsa.
“HUT TNI ke-80 dengan tema ‘TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju’ adalah panggilan bagi seluruh bangsa untuk bersatu, memperkuat ketahanan nasional, dan membangun masa depan Indonesia yang berdaulat dan maju.”
Mastho, Sekretaris DPD ASWIN Provinsi Jawa Barat
Redaksi Aswinnews.com
![]()
