🖋️ Penulis: Mastho, Sekretaris DPD ASWIN Jabar
🗞️ Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Tasikmalaya – aswinnews.com | Kamis, 2 Oktober 2025
Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober kembali disambut meriah di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya. Keluarga besar SMA Negeri 1 Jatiwaras menggelar peringatan dengan mengenakan busana batik serta berbagai kegiatan kreatif sebagai wujud kebanggaan terhadap warisan budaya bangsa.
Peringatan ini mengusung tema “Batik Merawit”, yang menampilkan keindahan motif batik tulis Merawit khas Cirebon—dikenal dengan detail rumit, garis-garis tipis, serta latar warna terang yang anggun. Motif ini dipilih untuk melambangkan ketekunan, kehalusan karya, dan keindahan budaya batik Nusantara.
Sejak pagi, halaman SMA Negeri 1 Jatiwaras dipenuhi nuansa semarak. Siswa dan guru kompak mengenakan batik dengan beragam motif, mulai dari parang, mega mendung, kawung, hingga batik khas Priangan Timur. Keanekaragaman corak tersebut menggambarkan kekayaan budaya yang menyatu dalam harmoni.
Suara Generasi Muda tentang Batik

Salah satu siswi kelas XI, Rida Maula, mengaku bangga bisa turut memperingati Hari Batik Nasional.
“Batik bukan sekadar pakaian, tapi warisan budaya yang penuh makna. Saya merasa istimewa bisa mengenakannya di sekolah, sekaligus ikut melestarikan budaya bangsa,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan rekannya, Zefani, yang menilai batik memiliki nilai seni tinggi.
“Saya senang memakai batik bersama teman-teman. Ini membuktikan generasi muda juga peduli terhadap budaya kita sendiri,” katanya.
Batik Sebagai Identitas Bangsa

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Pak Fian, menegaskan bahwa peringatan Hari Batik Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat identitas bangsa.
“Kami berharap siswa-siswi memahami bahwa batik adalah identitas Indonesia. Dengan melestarikan batik, berarti kita menjaga jati diri bangsa di mata dunia,” ucapnya.
Rangkaian Kegiatan Kreatif
Selain mengenakan batik, SMA Negeri 1 Jatiwaras juga menggelar:
Diskusi kelas tentang sejarah batik.
Lomba foto bertema “Batik di Era Generasi Z”.
Pameran kecil karya batik tulis siswa.
Suasana keakraban semakin terasa saat guru dan murid saling mengagumi motif batik yang dikenakan, menandakan batik tetap memiliki tempat istimewa di hati generasi muda.
Bukti Nyata Pelestarian Budaya
Peringatan Hari Batik Nasional 2025 di SMA Negeri 1 Jatiwaras menjadi bukti bahwa batik tidak kehilangan pesonanya. Dengan semangat pelestarian budaya, siswa-siswi bertekad untuk menjaga dan memperkenalkan batik agar tetap hidup lintas generasi.
Catatan Redaksi
Peringatan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober mengingatkan kita akan pentingnya menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. Melalui kegiatan di sekolah, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenakan batik sebagai simbol, tetapi juga memahami nilai historis dan filosofis di balik setiap motif. Redaksi menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan, budaya, dan generasi muda untuk memastikan batik tetap lestari sebagai identitas bangsa Indonesia.
![]()
