PRINGSEWU – AswinNews.com – RS Mitra Husada, salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Pringsewu, menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan kelalaian medis yang dialami seorang pasien asal Pesawaran. Pasien mengaku kecewa berat karena merasa haknya diabaikan dan keselamatannya terancam.
Peristiwa berawal ketika pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan luka robek di bagian pantat. Namun, dokter jaga justru menyebut kondisinya “gampang ditangani.” Ucapan tersebut dinilai meremehkan dan mencerminkan kurangnya profesionalisme dalam asesmen awal.
Kekecewaan pasien memuncak setelah menjalani tindakan medis. Luka jahitan hanya ditutup kain kasa tanpa ada penjelasan prosedur perawatan lanjutan.
“Saya kaget ketika tahu hanya ditutup begitu saja. Dokter bilang sudah beres,” ungkap pasien dengan nada kecewa.
Penanganan yang terkesan seadanya itu memunculkan dugaan pelanggaran SOP penanganan luka pasca-operasi, yang berpotensi memperlambat proses penyembuhan bahkan meningkatkan risiko infeksi.
Masyarakat kini menuntut Dinas Kesehatan dan aparat penegak hukum melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan kelalaian ini. Sementara itu, manajemen RS Mitra Husada didesak memberi klarifikasi terbuka untuk menjawab keresahan publik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Penulis: Hayat
Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
