Penulis Yos / Editor Rahmat kartolo// Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
| PURWAKARTA – Aswinnews.com |
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nyaris terganggu setelah ditemukan makanan basi yang dikirim ke SMP 1 Pasawahan, Purwakarta.
Untungnya, pihak sekolah tidak membagikan makanan tersebut kepada 960 siswa, setelah mencium bau tak sedap dari daging dalam paket makanan.
Respon Cepat Bupati Om Zein
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (akrab disapa Om Zein) segera mengambil tindakan tegas. Ia mengumpulkan seluruh kepala sekolah dan tim ahli gizi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melakukan evaluasi menyeluruh.
“Kalau dagingnya sudah bau, jangan diberikan ke anak-anak. Lebih baik dikembalikan saja,”
— tegas Om Zein.
Dalam video yang diunggah di akun TikTok pribadinya @omzein_bupatiaing, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan agar aman dan bergizi untuk anak-anak.
Langkah-Langkah yang Diambil:
- Evaluasi menyeluruh proses memasak dan pengiriman makanan.
- Pemeriksaan ketat oleh sekolah sebelum makanan dibagikan.
- Edukasi untuk siswa agar tidak memakan makanan yang terasa aneh atau basi.
- Komitmen menjaga tujuan MBG: memberi gizi, bukan menimbulkan risiko kesehatan.
“Jika makanan dimasak terlalu malam dan dikirim siang, bisa basi. Ini harus jadi perhatian semua pihak,” tambah Om Zein.
Program Nasional yang Harus Tetap Terjaga
Program MBG merupakan inisiatif nasional dari Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta menegaskan komitmennya menjaga kualitas dan keberlanjutan program ini, agar tidak terjadi lagi kejadian serupa di masa mendatang.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
