🖋️ Penulis: F.A/Alvin
✍️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Sidoarjo, AswinNews.com – Warga Kecamatan Prambon digegerkan oleh penemuan sesosok mayat di pintu air Jabon pada Rabu (27/8/2025). Jasad berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.
Penemuan bermula ketika seorang warga yang hendak pergi ke pasar sekitar pukul 10.15 WIB melintas di jembatan pintu air. Awalnya ia mengira benda yang tersangkut di lubang pintu air adalah kayu, namun setelah didekati ternyata merupakan tubuh manusia yang sudah membusuk dan dililit belatung.

“Saya kaget setelah sadar bahwa itu mayat manusia. Lalu saya memanggil warga sekitar untuk memastikan, dan ternyata benar. Setelah itu kami segera melapor ke Polsek Prambon dan kepala desa setempat,” tutur saksi mata tersebut.
Evakuasi Mayat

Mendapat laporan, pihak kepolisian segera datang ke lokasi bersama tim SAR dan relawan BRC (Birunya Cinta) yang dipimpin Zainal, serta Babinsa setempat. Jasad kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Pusdik Brimob untuk dilakukan autopsi.
Keterangan awal pihak kepolisian menyebutkan, mayat berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan celana jeans hitam dan kaos hitam. Identitas korban belum diketahui karena kondisi wajah dan tubuh sudah rusak akibat membusuk.

Polisi masih mendalami penyebab kematian dan mengumpulkan keterangan terkait kemungkinan adanya tindak pidana.
Dugaan Kuat Identitas Korban
Beberapa jam setelah evakuasi, seorang warga dari Desa Tarik, Sidoarjo, melaporkan kehilangan anggota keluarga yang sudah lima hari tidak pulang dan tidak bisa dihubungi.
Seorang ibu bahkan mendatangi lokasi dengan tangisan histeris, menduga mayat tersebut adalah anaknya yang sempat dilaporkan hilang sejak lima hari lalu.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih menunggu hasil autopsi dan akan mengembangkan penyelidikan untuk memastikan identitas korban serta kronologi kematiannya.
Catatan Redaksi
AswinNews menekankan bahwa setiap kasus penemuan mayat harus ditangani secara hati-hati dan transparan oleh aparat penegak hukum. Identitas korban serta penyebab kematian masih dalam tahap penyelidikan. Redaksi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi hingga ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.
![]()
