Dandim 0208/Asahan Dampingi Bupati Batu Bara pada Program Berlayar di Desa Lubuk Cuik

Sinergi Pemkab dan TNI Hadirkan Layanan Cepat untuk Warga

🖋️ Penulis: Fajar Alam
✍️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update

Batu Bara, AswinNews.com — Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali melaksanakan program inovatif “Berlayar” (Bupati Sinergi Layani Masyarakat) di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Selasa (19/8/2024). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH., M.Si., didampingi Komandan Kodim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH., M.I.P.

Program Berlayar bertujuan menghadirkan pelayanan publik langsung ke masyarakat desa, mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga penyuluhan pertanian dan perikanan.

Dandim 0208/Asahan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas bersama pemerintah daerah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“TNI siap mendukung program-program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Batu Bara,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.

Sementara itu, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian menekankan bahwa Berlayar adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.

“Kami hadir langsung di desa-desa agar kebutuhan warga dapat ditangani cepat tanpa harus menunggu lama,” tegas Bupati.

Antusiasme warga Desa Lubuk Cuik terlihat dari banyaknya masyarakat yang memanfaatkan berbagai pelayanan gratis yang tersedia. Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Batu Bara yang sejahtera dan bahagia.


Catatan Redaksi

Program Berlayar menunjukkan model pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran TNI bersama pemerintah daerah menandakan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemerataan layanan. Media menilai, jika konsisten dijalankan, program ini berpotensi menjadi best practice dalam tata kelola pemerintahan daerah, di mana pelayanan tidak menunggu masyarakat datang, melainkan pemerintah yang aktif hadir langsung di tengah warga.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *