Categories: Artikel

Prof. Dr. KH Sutan Nasomal: Pemerintah Harus Serius Tangani DBD, Nyamuk Wolbachia Dipertanyakan Efektivitasnya

🖋️ Penulis: Mychael Hontong
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update

JAKARTA, AswinNews.com — Memasuki pertengahan tahun 2025, angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) dilaporkan terus meningkat di berbagai daerah di Indonesia. Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH, tokoh kesehatan masyarakat, menyampaikan keprihatinan mendalam atas lonjakan kasus DBD dan meminta Presiden RI serta Menteri Kesehatan untuk bertindak cepat dan tegas.

“Banyak rumah sakit mulai kewalahan menangani pasien DBD, terutama anak-anak balita yang lebih rentan karena daya tahan tubuhnya belum sekuat orang dewasa,” ujar Prof. Sutan. Ia menambahkan bahwa ketersediaan kamar rawat inap, stok darah, dan obat-obatan di berbagai rumah sakit kini menjadi masalah serius.

Menurutnya, banyak pasien harus mencari darah sendiri ke PMI karena rumah sakit kehabisan stok. Bahkan, tak jarang pasien terpaksa dirujuk jauh karena ruang IGD penuh.

Lebih lanjut, Prof. Sutan mempertanyakan efektivitas program pelepasan nyamuk Wolbachia Aedes aegypti yang selama ini digadang-gadang dapat menekan penyebaran virus DBD. Ia justru melihat bahwa kasus DBD terus meningkat, dan meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.

“Apakah nyamuk Wolbachia itu benar-benar bermanfaat? Kenyataannya, kasus DBD terus melonjak. Ini harus menjadi perhatian pemerintah,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh rumah sakit agar tidak menolak pasien DBD, apapun alasannya, termasuk karena kekurangan tempat tidur atau fasilitas medis.

Prof. Sutan menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang telah bekerja keras menolong pasien DBD di tengah keterbatasan. Namun, ia menilai pemerintah, khususnya Menteri Kesehatan, seharusnya sejak Maret 2025 sudah membentuk Satgas Siaga DBD untuk dikirim ke seluruh daerah yang masuk zona merah.

“Zona merah DBD harus disikapi dengan serius. Menteri Kesehatan seharusnya mengirim surat instruksi ke seluruh camat dan lurah agar melakukan upaya nyata, seperti fogging, edukasi warga, serta menambah tempat tidur dan ketersediaan infus dan darah di fasilitas kesehatan,” tegasnya.

Ia juga menyerukan kepada Presiden RI, Jenderal (Purn.) H. Prabowo Subianto, agar memberi perhatian khusus terhadap kinerja para menteri dan jajarannya dalam menangani wabah DBD.

“Ini persoalan nyawa rakyat. Presiden harus turun tangan dan memastikan seluruh lapisan pemerintahan bekerja secara terkoordinasi,” pungkasnya.


📝 Catatan Redaksi:
Kasus DBD di Indonesia bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut tata kelola pelayanan publik yang responsif dan cepat tanggap terhadap situasi darurat. Evaluasi menyeluruh atas kebijakan pengendalian DBD, termasuk metode biologis seperti nyamuk Wolbachia, perlu dilakukan berdasarkan data ilmiah dan kondisi lapangan secara aktual.


Kartolo

Recent Posts

Pengolahan Kepala Ikan Jadi Tepung Pakan di PT Indo Seafood Kembali Aktif, PSDKP: Fasilitas Limbah Sudah Siap

Rembang,-aswinnews.com- PT Indoseafood (ISF) resmi kembali beroperasi setelah menyelesaikan seluruh proses perbaikan yang disyaratkan oleh…

1 jam ago

Perkuat Birokrasi, Pemkab Kepulauan Meranti Lantik Lima Pejabat Administrator dan Pengawas

MERANTI –aswinnews.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik lima pejabat Administrator…

1 jam ago

Musrenbangdes Desa Namotongan Tahun 2026 Bahas Penyusunan RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan Air Bersih

Kutambaru – ASWINNEWS.COM- Pemerintah Desa Namotongan, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa…

1 jam ago

Wali Kota Langsa Tinjau Genangan Air Pascahujan, Instruksikan OPD Sigap Tangani Titik-Titik Rawan

Kota Langsa – Aswinnews. com- Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., turun langsung…

7 jam ago

DPP F-HUKATAN KSBSI HOLDS BPJS KETENAGAKERJAAN SOCIALIZATION WORKSHOP

Effort to Increase Protection for Workers in 5 Sectors in Lampung Province under the HUKATAN…

7 jam ago

DPP F-HUKATAN KSBSI Gelar Workshop Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Perlindungan Buruh Lima Sektor di Lampung

BANDAR LAMPUNG – Aswinnews.com – Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan,…

8 jam ago