Proyek Rp1 Miliar untuk Puskesmas Bagor Mangkrak: Janji Pelayanan Kesehatan Berujung Tanah Kosong

🖊️ Reporter: Sunyoto
📍 Kontributor: Dinas Kesehatan
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Nganjuk – ASWINNEWS.COM | Proyek pembangunan Puskesmas Bagor yang berlokasi di Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, awalnya digadang-gadang menjadi ikon pelayanan kesehatan modern untuk masyarakat setempat. Namun hingga pertengahan 2025, proyek senilai Rp1 miliar dari anggaran Perubahan APBD 2023 (PAK) itu justru menyisakan bangunan mangkrak tanpa arah kelanjutan yang jelas.

Pantauan tim investigasi AswinNews.com pada 24 Juni 2025 menunjukkan kondisi mengenaskan: hanya pondasi dan urugan tanah yang tampak, sementara sisanya kosong terbengkalai. Tidak ada tanda-tanda lanjutan pengerjaan, tidak pula papan proyek atau aktivitas berarti yang menunjukkan progres pembangunan.


Pembangunan Mandek, Dana Melayang

Berdasarkan penelusuran lapangan dan dokumen penganggaran, proyek tersebut telah menggunakan dana sekitar Rp1 miliar pada tahap awal. Lahan seluas 3.800 meter persegi yang digunakan pun merupakan hasil tukar guling tanah kas desa (TKD) antara Pemerintah Desa Karangtengah dan Pemkab Nganjuk.

Namun hingga kini, tidak ada alokasi anggaran lanjutan, dan tidak pula tersedia informasi publik resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Nganjuk atau Dinas Kesehatan yang menjelaskan kelanjutan proyek.


Minimnya Perencanaan, Lemahnya Pengawasan

Kuat dugaan bahwa proyek ini terjebak dalam pusaran perencanaan yang prematur dan pengawasan lintas instansi yang lemah. Dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tidak mencantumkan roadmap lanjutan secara konkret, dan hingga kini Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) di Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk belum bisa dikonfirmasi.

Upaya konfirmasi langsung ke kantor Dinas Kesehatan telah dilakukan berkali-kali oleh tim jurnalis, namun selalu dijawab dengan alasan kesibukan, tanpa ada penjelasan substansial atas stagnasi proyek.


Masyarakat Bertanya: Janji Layanan atau Simbol Gagal Rencana?

Warga sekitar mengaku kecewa atas mangkraknya pembangunan ini. Sebagian warga yang berharap layanan kesehatan lebih dekat justru kini harus tetap mengandalkan puskesmas di kecamatan lain, yang jaraknya cukup jauh.

“Waktu awal dibangun, kami senang karena ini akan jadi puskesmas baru. Tapi sekarang malah kayak tanah kosong yang terlantar,” ujar salah satu warga Karangtengah yang enggan disebutkan namanya.


Hak Jawab & Tanggung Jawab Publik

AswinNews.com membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk maupun pihak terkait lainnya sesuai prinsip jurnalisme yang berimbang. Sebagai media, kami berkomitmen menjaga prinsip transparansi dan mendorong akuntabilitas publik atas anggaran negara yang digunakan.


📌 Redaksi mengundang klarifikasi resmi dari pihak Dinas Kesehatan atau Pemerintah Kabupaten Nganjuk untuk menjawab dugaan mangkraknya proyek dan menjelaskan arah kebijakan lanjutan. Hubungi redaksi kami via email: redaksi@aswinnews.com


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *