🖊️ Reporter: Aris | 📍 Kontributor: SMKN 1 Majalengka
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
MAJALENGKA – Sebanyak 738 calon peserta didik baru dinyatakan tidak lolos seleksi tahap pertama dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMK Negeri 1 Majalengka untuk tahun ajaran 2025. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: Apakah seleksi ini sudah cukup transparan dan adil?
Sekolah yang terletak di Jalan Raya Tonjong, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka ini menerapkan mekanisme seleksi yang mengacu langsung pada Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Menurut keterangan Ketua Panitia SPMB, Dudung Aminudin, proses seleksi tahap pertama telah dilakukan mulai dari pendaftaran tanggal 10–16 Juni 2025, masa sanggah pada 10–17 Juni 2025, dan pengumuman hasil seleksi pada 19 Juni 2025, dengan waktu daftar ulang dari 20–23 Juni 2025.
“Total pendaftar tahap pertama mencapai 1.299 orang, sedangkan yang diterima hanya 561 orang. Artinya ada 738 pendaftar yang tidak lolos seleksi berdasarkan sistem,” jelas Dudung saat dikonfirmasi, Sabtu (21/06/2025).
Distribusi Kuota Tahap 1: Siapa Saja yang Punya Peluang Lebih Besar?
Dari total kuota penerimaan siswa baru tahun ini, tahap pertama menyedot alokasi 65 persen dari total daya tampung, yang terdiri dari:
- 10% jalur domisili terdekat
- 30% afirmasi (ekonomi tidak mampu atau rentan)
- 5% mutasi orang tua
- 20% prestasi akademik (kelas industri)

Sementara tahap kedua menyisakan 35%, yang akan dibuka 24 Juni hingga 1 Juli 2025, terdiri dari:
- 30% jalur prestasi akademik (rapor)
- 5% jalur prestasi non-akademik (kejuaraan)
Dengan estimasi kuota sebanyak 303 siswa baru untuk ditampung.
Ada Apa di Balik Jumlah Besar Siswa yang Gagal?
Fenomena 738 calon siswa yang tidak lolos membuka ruang evaluasi:
- Apakah sosialisasi jalur seleksi sudah efektif?
- Seberapa besar disparitas peluang antar jalur seleksi?
- Apakah sistem seleksi berbasis aplikasi sudah cukup transparan dan akuntabel untuk dipahami masyarakat awam?
Beberapa orang tua siswa mengaku belum memahami perbedaan antar jalur seleksi, dan merasa sulit mengakses informasi yang cukup saat proses sanggah.
Enam Jurusan Favorit Jadi Incaran
SMKN 1 Majalengka saat ini membuka 6 jurusan keahlian, yakni:
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)
- Teknik Ketenagalistrikan
- Teknik Pemesinan
- Teknik Otomotif
- Teknik Sepeda Motor
- Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi
- Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
Beberapa jurusan seperti PPLG dan Teknik Otomotif dikabarkan menjadi primadona karena menjanjikan peluang kerja dan wirausaha di era digital.
📌 Catatan Redaksi:
AswinNews mengajak pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk lebih intens menyosialisasikan mekanisme seleksi dan menyediakan layanan pengaduan yang responsif, agar akses pendidikan vokasi benar-benar merata dan adil bagi semua kalangan.
📣 Bagi calon siswa yang belum lolos, tahap kedua masih terbuka. Persiapkan berkas, pelajari kembali mekanisme jalur prestasi, dan jangan lewatkan peluang terakhir untuk bergabung di SMK Negeri 1 Majalengka.
![]()
