Warga Pargarutan Gotong Royong Perbaiki Irigasi Rusak, Petani Tagih Janji Pemerintah

Penulis: Ibnuagusmar, |
Editor: Kenzo
AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Tapanuli Selatan, | AswinNews.com – Warga Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Sumatera Utara, menunjukkan semangat gotong royong luar biasa dalam memperbaiki saluran irigasi (paret) yang rusak akibat banjir bandang. Kerusakan ini mengancam keberlangsungan pertanian warga, terutama di Dusun Gunung Tua, yang bergantung penuh pada sistem pengairan tersebut.

Ketua Kelompok Tani Saba Julu, Mubin Harahap, menjelaskan bahwa banjir besar dari Sungai Aek Lakkut pada musim hujan lalu telah menghancurkan sebagian besar saluran yang berada di tepi sungai. “Kami harus gotong royong memperbaiki paret yang amblas. Posisinya sangat rawan karena berada persis di pinggir sungai,” kata Mubin saat ditemui di lokasi gotong royong.

Foto Gotong Royong Warga Pargarutan

Kegiatan perbaikan dilakukan setiap Sabtu dan kini hampir rampung. Warga membangun tanggul darurat dari karung goni berisi pasir dan tanah sebagai solusi sementara. “Tanggul ini hanya bertahan sebentar, apalagi arus sungainya deras. Kami butuh perhatian pemerintah untuk solusi permanen,” ujarnya.

Keterlibatan warga sangat tinggi, termasuk para ibu rumah tangga yang ikut mengangkut pasir dan mengisi karung. Nuraini, salah seorang ibu yang turut serta, mengatakan, “Kami membantu semampunya demi sawah kami. Kalau irigasi ini tak diperbaiki, kami tak bisa bertani.”

Meski begitu, harapan akan bantuan pemerintah masih menggantung. Mubin menyebut telah ada kunjungan dari tim survei Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan. Namun, warga khawatir survei itu tak ditindaklanjuti. “Kami sudah tunjukkan kerusakan paret itu. Tapi jangan sampai berhenti di survei saja,” tegasnya.

Mubin menegaskan bahwa paret ini merupakan nadi pengairan bagi sawah-sawah warga. Jika tak segera diperbaiki secara permanen, musim tanam terancam gagal. “Kami sangat tergantung pada air dari paret ini. Kami mohon pemerintah segera bertindak,” tambahnya.

Warga berharap, gotong royong yang telah mereka lakukan menjadi pemicu perhatian lebih dari pemerintah daerah. Dengan dukungan dan kolaborasi bersama, mereka yakin lahan pertanian dapat diselamatkan dan kesejahteraan desa dapat terjaga.



Redaksi AswinNews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *