Tiga Kali Berturut, Pemkab Madina Kembali Raih WTP Murni dari BPK

MEDAN, AswinNews.com – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali mencatat prestasi gemilang dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara, Senin (26/5/2025).

Penghargaan opini tertinggi dalam pengelolaan keuangan publik itu diserahkan langsung oleh Kepala BPK Paula Henry Simatupang, S.E., M.Si., kepada Bupati H. Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis di Auditorium BPK Sumut, Medan.

Turut mendampingi bupati, Plh. Sekda Sahnan Pasaribu, Asisten II Ahmad Meinul Lubis, Sekwan Afrizal, Inspektur Rahmad Daulay, Kepala BPKAD Yaz Adu Syakirin, Kepala Bapenda Ahmad Yasir Lubis, serta sejumlah pejabat teknis dari BPKAD dan Bapenda Madina.

Dalam sambutannya, Paula menegaskan bahwa opini WTP diberikan setelah mempertimbangkan kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, efektivitas pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa BPK masih menemukan sejumlah persoalan di hampir semua daerah yang menerima LHP, termasuk Mandailing Natal. “Temuan umum yang perlu jadi perhatian seperti kekurangan volume bangunan, pencatatan aset belum efektif, dan perjalanan dinas yang masih sering jadi temuan,” jelasnya.

Bupati: WTP Adalah Koreksi, Bukan Sekadar Prestasi

Menanggapi capaian tersebut, Bupati Saipullah menyampaikan rasa syukurnya. Namun, ia menekankan bahwa opini WTP harus dilihat sebagai bahan evaluasi dan dorongan perbaikan.

“Banyak catatan yang harus kami benahi. Ini bukan hanya prestasi, tapi koreksi yang wajib kami tindak lanjuti,” ujar bupati. Ia menyebut, dalam dua bulan ke depan pihaknya akan melakukan pembenahan internal, termasuk capacity building bagi pejabat pengelola keuangan di seluruh OPD.

Ketua DPRD: WTP Murni Jadi Modal Tambahan Anggaran Pusat

Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, menilai keberhasilan meraih opini WTP murni tanpa catatan “Penekanan Suatu Hal (PSH)” merupakan sinyal positif bagi kepercayaan publik dan peluang tambahan anggaran dari pusat.

“Ini capaian luar biasa. Ke depan, kita harapkan opini WTP ini tidak hanya dipertahankan, tapi ditingkatkan dari sisi kualitas pengelolaan keuangannya,” tutur politisi Gerindra itu.

Diketahui, Pemkab Madina pertama kali meraih opini WTP pada tahun 2022. Sejak itu, capaian ini terus berlanjut selama tiga tahun berturut-turut di era kepemimpinan Bupati Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi.


Penulis: Syamsuddin Nasution – Ketua DPC ASWIN Madina
Editor: Kenzo
AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *