🖊️ Pewarta: Edi Kuswendi, |
✍️ Editor: Kenzo , |Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Purwakarta, Aswinnews.com — Api melahap pusat oleh-oleh Kecamatan Bungursari, Purwakarta, pada Sabtu (20/9/2025) dini hari, menghanguskan sedikitnya 20 kios pedagang yang selama ini menjadi denyut nadi ekonomi lokal. Namun di balik duka, secercah harapan hadir lewat komitmen Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, atau akrab disapa Om Zein.
Janji Pemulihan dari Bupati
Om Zein yang langsung meninjau lokasi menegaskan pemerintah daerah akan membangun kembali lapak para pedagang dengan sentuhan arsitektur khas Julang Ngapak, simbol kebangkitan dan semangat baru Purwakarta.
“Tempat ini kita beresin langsung hari ini, dan kita bangunkan lagi dengan ciri khas Julang Ngapak. Jadi semua korban jangan khawatir dan tetap tenang,” ujar Om Zein, dikutip dari akun TikTok resminya @omzein_bupatiaing.
Selain itu, pemerintah daerah juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban kebakaran, termasuk bagi warga yang memiliki tunggakan iuran BPJS.
“Korban yang sekarang di rumah sakit, yang BPJS-nya nunggak, Om Zein sudah bayarin. Pokoknya semuanya tenang, jangan gelisah,” tambahnya.
Kisah Pedagang yang Kehilangan
Bagi para pedagang, musibah ini bukan sekadar kerugian materi. Dedi Iskandar (32), salah satu korban, hanya sempat menyelamatkan orang tua dan adiknya saat api membesar.
“Intinya orang tua sama adik dulu. Barang-barang nomor dua. Motor, ijazah, dokumen penting, semua habis di dalam,” ucap Dedi dengan mata berkaca.
Ia memperkirakan kerugiannya mencapai Rp40 juta.
Penyebab dan Kendala Pemadaman
Menurut Komandan Regu Pemadam Kebakaran Purwakarta, Isma, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 00.50 WIB. Saat petugas tiba, api sudah menjalar cepat.
“Diduga sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Kendala utama di lapangan adalah sumber air yang jauh, sehingga pemadaman memakan waktu lama,” jelas Isma.
Tiga unit kendaraan pemadam dan puluhan personel dikerahkan, namun api baru benar-benar dapat dikendalikan menjelang subuh. Kerugian total diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Asa di Balik Musibah
Meski kobaran api merenggut harta benda, semangat dan harapan warga Bungursari tetap menyala. Dengan sentuhan arsitektur Julang Ngapak, pemerintah berkomitmen menghadirkan kembali pusat ekonomi rakyat yang lebih kuat.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting akan perlunya penguatan sistem keamanan lingkungan serta gotong royong dalam menghadapi bencana.
Catatan Redaksi
Musibah kebakaran kerap menjadi ujian berat bagi para pelaku usaha kecil. Langkah cepat pemerintah daerah dalam menanggapi kejadian ini, terutama dengan jaminan pemulihan kios dan penanggungan biaya kesehatan, menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi rakyat menjadi prioritas utama.
Namun, tindak lanjut nyata—mulai dari pembangunan ulang hingga pemberdayaan pedagang pasca-bencana—akan menjadi penentu apakah janji yang disampaikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
![]()
