MERANTI – Aswinnews.com – Kabar menggembirakan datang bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebanyak 95 satuan pendidikan dipastikan lolos dalam Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026, meningkat dari usulan awal sebanyak 84 sekolah setelah pemerintah pusat menambah alokasi bantuan.
Program ini menjadi salah satu capaian terbesar sektor pendidikan di Kepulauan Meranti. Dari total 95 sekolah penerima, 21 sekolah telah memperoleh pagu anggaran dan memasuki tahap pelaksanaan, sedangkan 74 sekolah lainnya masih menyelesaikan proses administrasi, pendampingan teknis, hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Revitalisasi mencakup jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti.
- Baca Juga MTQ XXV Kota Tangerang Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Beberapa sekolah yang telah memasuki tahap pelaksanaan di antaranya TK Aidil Hidayat, SD Negeri 6 Renak Dungun, SD Negeri 7 Selatpanjang Selatan, SD Negeri 9 dan SD Negeri 10 Selatpanjang Timur, SMP Negeri 3 Rangsang Pesisir, SMP Swasta Bahrul Ulum, TK Negeri Teluk Belitung, KB Permata Bunda, TK Harapan Bangsa, KB Mutiara Bunda, TK Permata Bunda, dan SD Swasta Al-Muwahidin.
Besaran anggaran yang diterima masing-masing sekolah disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan maupun rehabilitasi sarana dan prasarana, dengan nilai mulai dari puluhan juta rupiah hingga lebih dari Rp1,8 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tundjiarto, M.Pd., melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Feni Utami, S.T., M.H., mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, Kepulauan Meranti kembali mendapat tambahan kuota dari Direktorat PAUD sebanyak 62 sekolah. Hari ini kami telah mengikuti zoom pembukaan dan besok dilanjutkan pembahasan teknis,” ujar Feni, Senin (27/7/2026).
Feni menjelaskan, keberhasilan Meranti memperoleh tambahan alokasi didukung oleh validitas data kondisi sekolah, kelengkapan legalitas lahan, dokumen administrasi yang lengkap, kesiapan sekolah menjalankan program, serta koordinasi yang baik dengan BPMP Provinsi Riau dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Selain itu, rekam jejak pelaksanaan program revitalisasi pada tahun-tahun sebelumnya yang dinilai tertib administrasi dan tepat waktu turut meningkatkan kepercayaan pemerintah pusat.
Saat ini, Tim Revitalisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendampingi sekolah-sekolah yang masih berada pada tahap administrasi agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai jadwal.
“Untuk 62 sekolah tambahan ini, Insyaallah akan terus kami dampingi hingga proses penandatanganan PKS dan pelaksanaan kegiatan,” tambah Feni.
Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta memperkuat mutu layanan pendidikan bagi peserta didik dan tenaga pendidik di Kabupaten Kepulauan Meranti.
(Tls) l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
