Rembang, Aswinnews.com – Lembaga Pemantau Pelayanan Informasi Publik (LP3) Kabupaten Rembang menggelar pertemuan anggota sekaligus evaluasi program kerja di kediaman Bendahara LP3, Sholeh, di Desa Tlogomojo, Kecamatan Rembang, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan anggota LP3. Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembahasan berbagai persoalan pelayanan publik dan keterbukaan informasi di Kabupaten Rembang.
Ketua LP3 Kabupaten Rembang, Sunardi, mengatakan pihaknya saat ini banyak menerima aduan masyarakat terkait pelayanan publik, termasuk laporan yang dinilai lambat dalam penanganannya.
“Aduan banyak. Karena itu kita sangat menginginkan adanya sinergi dengan APH, karena banyak laporan masyarakat belum terselesaikan maupun penanganannya sangat lambat,” ujar Sunardi.
Menurutnya, keterbukaan informasi publik di Kabupaten Rembang masih perlu ditingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan mudah diakses hingga tingkat desa.
“Belum maksimal. Karena itu kita mendorong peningkatan pelayanan keterbukaan informasi publik supaya bisa diakses semua lapisan masyarakat,” imbuhnya.
Sunardi menambahkan, LP3 sebagai lembaga independen berupaya menjaga fungsi pengawasan sosial terhadap pelayanan publik serta menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.
- Baca Juga PMR LASPRAJA SMPN 1 Balongan Raih 6 Juara Di Lomba PMR Tingkat Madya Se-Kabupaten Indramayu
Selain membahas evaluasi organisasi, dalam pertemuan tersebut LP3 juga menyusun rencana kegiatan ke depan, termasuk agenda ngopi bareng bersama 14 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LP3 di Kabupaten Rembang.
Sementara itu, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tlogomojo, Ahmad Nurkolis, yang mendukung keberadaan LP3 sebagai bagian dari pengawasan dan keterbukaan informasi publik di masyarakat.
Menurut Ahmad Nurkolis, keberadaan lembaga pemantau dapat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya lembaga pemantau ini membantu masyarakat sehingga masyarakat betul-betul tahu informasi yang ada di desa masing-masing,” katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pemantau dapat terus terjalin guna menciptakan pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan dipercaya masyarakat.
Jurnalis: Saputra l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
