Silaturahmi yang Memudar di Tanah Sendiri

Oleh: Drs.Rohiman
Ketua DPC Aswin Kota Cirebon

Cirebon-AswinNews.com-
Tradisi “Minal Aidzin wal Faizin 1447 H” seharusnya menjadi momen paling hangat dalam kehidupan sosial umat Islam.
Sebuah waktu di mana hati kembali bersih, hubungan diperbaiki, dan jarak—baik fisik maupun batin—didekatkan. Namun realitas hari ini justru menyuguhkan pemandangan yang berbeda: yang jauh terasa lebih diutamakan, sementara yang dekat perlahan dilupakan.
Di banyak lingkungan, suasana silaturahmi antar tetangga mulai pudar.

Pintu rumah tak lagi seramai dulu, sapaan hangat berganti pesan singkat, dan kebersamaan yang dulu terasa kini tergantikan oleh kesibukan masing-masing. Ironisnya, semangat untuk berkunjung ke luar kota, menemui kerabat jauh, justru tetap tinggi—seolah kedekatan di sekitar kita tak lagi menjadi prioritas.

Fenomena ini bukan sekadar perubahan gaya hidup, melainkan pergeseran nilai. Teknologi memang memudahkan komunikasi, tetapi tidak selalu mampu menggantikan sentuhan kehadiran.
Ucapan maaf melalui layar tidak pernah sepenuhnya setara dengan jabat tangan dan tatap muka yang tulus.

Lebih dari itu, kita sedang kehilangan satu hal mendasar: rasa memiliki terhadap lingkungan terdekat. Padahal tetangga adalah lingkaran sosial pertama yang seharusnya dijaga. Mereka adalah saksi kehidupan kita sehari-hari, orang yang paling dekat saat suka maupun duka.

Jika tradisi ini terus dibiarkan memudar, bukan tidak mungkin kita akan hidup dalam lingkungan yang asing—berdekatan secara fisik, tetapi berjauhan secara hati.
Momentum Idul Fitri 1447 H seharusnya menjadi pengingat.

Bahwa silaturahmi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan fondasi kebersamaan. Bahwa menjaga hubungan tidak harus selalu dengan perjalanan jauh, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil: mengetuk pintu tetangga, menyapa dengan tulus, dan membuka ruang kebersamaan kembali.
Kini saatnya kita mengembalikan makna silaturahmi yang sesungguhnya.

Menguatkan yang dekat, tanpa melupakan yang jauh. Karena pada akhirnya, keharmonisan masyarakat tidak dibangun dari hubungan yang jauh, tetapi dari kedekatan yang dirawat setiap hari.

🖊️ Laporan Jurnalis: Abah Roy
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *