Bireuen – AswinNews.com — Kabar duka menyelimuti Aceh. Umi Mujahidah, istri tercinta dari almarhum ulama kharismatik Tu Min Blang Bladeh, wafat pada Minggu, 18 Januari 2026, pukul 16.10 WIB. Kepergian almarhumah menjadi kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenal keteladanan hidup beliau.
Umi Mujahidah dikenal sebagai sosok perempuan yang tenang, setia, dan bersahaja. Di balik perjalanan dakwah dan pengabdian almarhum Tu Min Blang Bladeh, beliau hadir sebagai penopang utama—memberikan kekuatan melalui doa, kesabaran, dan keikhlasan yang jarang tersorot namun sangat menentukan arah perjuangan.
Atas wafatnya almarhumah, Keluarga Besar Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. PBN Aceh memandang Umi Mujahidah sebagai bagian tak terpisahkan dari mata rantai perjuangan moral dan spiritual Aceh—seorang ibu yang dengan senyap menjaga nyala nilai-nilai luhur dan keteladanan.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Umi Mujahidah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan oleh Ketua PBN Aceh.
Kepergian Umi Mujahidah menyusul sang suami tercinta menjadi pengingat sunyi bahwa hidup adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, dan pengabdian adalah warisan yang tak pernah mati. Nama dan keteladanan beliau akan terus hidup dalam setiap doa, ingatan, dan jejak kebaikan yang telah ditanamkan selama hidupnya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga almarhumah Umi Mujahidah husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi duka yang mendalam ini.
🖊️ Laporan Jurnalis: M. Isa Alima
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
