Makam Syayid Ali Ahmad “Doro Madu” Di Gedongmulyo Lasem, Tanah Kramat yang Diyakini Tak Boleh Ditambang

REMBANG, Aswinnews.com – Keberadaan Makam Syayid Ali Ahmad yang dikenal masyarakat dengan sebutan “Doro Madu” di tengah area tambak Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, kembali mengingatkan masyarakat akan nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang dimiliki kawasan pesisir tersebut.

Makam yang ditemukan oleh salah seorang warga setempat itu diyakini sebagai situs bersejarah yang telah lama dikeramatkan oleh masyarakat. Nama “Doro Madu” berasal dari pohon doro yang dahulu tumbuh di sekitar makam dan memiliki buah yang dikenal manis seperti madu.

Rahmad Yulianto, yang akrab disapa Yayan, mengatakan bahwa sejak dahulu kawasan tempat makam berada dipercaya sebagai tanah keramat yang harus dijaga kelestariannya.

«”Sejarah tanah ini memang dikramatkan dan tidak boleh dijadikan lahan tambang,” ujar Yayan, Jumat (24/7/2026).»

Menurutnya, larangan tersebut telah menjadi kesepakatan turun-temurun masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap situs bersejarah sekaligus upaya menjaga warisan budaya agar tidak rusak akibat aktivitas penambangan.

Selain memiliki situs religi berupa Makam Syayid Ali Ahmad Doro Madu, Desa Gedongmulyo juga dikenal memiliki berbagai destinasi wisata lainnya.

«”Selain wisata bahari Pantai Indah Layur dan Pantai Caruban, di sini juga terdapat Masjid Tiban yang dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Jawa Tengah,” tambahnya.»

Keberadaan Masjid Tiban menjadi salah satu bukti sejarah perkembangan Islam di pesisir utara Pulau Jawa. Perpaduan wisata religi, wisata sejarah, dan wisata bahari menjadikan Gedongmulyo memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun peziarah.

Masyarakat berharap pemerintah desa bersama instansi terkait dapat menata akses menuju Makam Syayid Ali Ahmad Doro Madu agar lebih mudah dikunjungi tanpa mengganggu area tambak maupun kelestarian lingkungan sekitar.

Dengan keberadaan makam bersejarah dan Masjid Tiban tersebut, warga berharap Desa Gedongmulyo semakin dikenal sebagai desa yang memiliki kekayaan religi, budaya, dan wisata bahari, sekaligus menjadi aset berharga yang patut dilestarikan bagi generasi mendatang.


(when) | Redaksi Aswinnews – Tajam, Berimbang dan Ter-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *