Operasi Pekat Candi II 2026, Polres Kebumen Ungkap Tujuh Kasus Narkoba Dalam 20 Hari

KEBUMEN, Aswinnews.com – Polres Kebumen berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, serta obat keras selama pelaksanaan Operasi Pekat Candi II 2026 yang berlangsung selama 20 hari, mulai 25 Juni hingga 14 Juli 2026.

Hasil operasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolres Kebumen Kompol Andre Bachtiar Winanomo, mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, di Mapolres Kebumen, Kamis (16/7/2026). Turut mendampingi Kasatreskrim AKP Kanzi Fathan dan Kasatresnarkoba AKP Kismanto.

Selama Operasi Pekat Candi II 2026, Satresnarkoba Polres Kebumen berhasil mengungkap tujuh laporan polisi dengan mengamankan tujuh tersangka yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,” ujar Kompol Andre.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita berbagai barang bukti berupa tembakau sintetis, sabu, ganja, cairan sintetis, pil Y, serta psikotropika jenis alprazolam dengan jumlah keseluruhan lebih dari 600 gram dan butir. Seluruh barang bukti diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Kebumen.

Menurut Kompol Andre, keberhasilan tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Kebumen dalam memberantas peredaran gelap narkoba sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Berdasarkan hasil penyidikan, sebagian besar tersangka berada pada usia produktif. Sekitar 42 persen di antaranya merupakan pelajar atau mahasiswa dengan rentang usia 18 hingga 33 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman penyalahgunaan narkoba masih membayangi kalangan muda sehingga memerlukan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Kasus-kasus tersebut diungkap di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kebumen, Gombong, Sruweng, dan Pejagoan. Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada 12 Juli 2026, ketika petugas berhasil membongkar tiga kasus sekaligus yang berkaitan dengan peredaran tembakau sintetis dan ganja.

Selain mengungkap kasus narkotika, Polres Kebumen melalui Satreskrim juga berhasil menindak peredaran minuman keras dalam Operasi Pekat Candi II 2026. Selama operasi berlangsung, petugas menyita sebanyak 500 botol minuman keras berbagai merek dari sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran miras ilegal di Kabupaten Kebumen.

Polres Kebumen menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba melalui penegakan hukum yang tegas, disertai langkah preventif dan edukatif. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika agar ruang gerak pelaku semakin sempit dan Kabupaten Kebumen terbebas dari ancaman narkoba.


Sumber: Humas Polres Kebumen
Penulis: Imam R.
Redaksi: Aswinnews.com – Tajam, Berimbang, dan Ter-Update.

Kartolo

Recent Posts

MATAMUDA: MAN 2 Nganjuk menggelar Masa Ta’aruf

Nganjuk -aswinnews.com- Dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2026 / 2027  MAN 2 Nganjuk menggelar…

8 jam ago

Puluhan Massa Ormas Brandal Alif Demo di Kejari Rembang, Desak Tangkap AWI Kasus TPP Dindikpora

Rembang, -Aswinnews.com - Puluhan massa dari Ormas Brandal Alif Rembang menggelar aksi unjuk rasa di…

8 jam ago

Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H. (Danpas) Brimob I Korbrimob Polri Hadiri Sertijab Kapolres Langkat.

LANGKAT –aswinnews.com- Kepolisian Resor (Polres) Langkat menggelar upacara pisah sambut jabatan Kapolres dari pejabat lama…

8 jam ago

Cegah Stunting dari Hulu, KUA Salapian Tekankan Pentingnya Pernikahan Berkualitas

SALAPIAN -Aswinnews.com – Dalam upaya menekan angka stunting secara preventif, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan…

8 jam ago

Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK Dan Tenaga Kerja Meranti

Jakarta, Aswinnews.com – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM., MM., melakukan pertemuan dengan Wakil…

10 jam ago

Klarifikasi Manajemen SPBU Subah Tayan Terkait Pemberitaan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Sanggau, Aswinnews.com – Manajemen SPBU Subah Tayan memberikan klarifikasi atas pemberitaan mengenai dugaan penyalahgunaan penyaluran…

10 jam ago