Setelah Dua Hari Pencarian, Pelajar SMP yang Hanyut Di Sungai Wampu Ditemukan Meninggal Dunia

LANGKAT Aawinnews.com – Upaya pencarian terhadap seorang remaja yang dikabarkan hanyut di aliran Sungai Wampu akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat malam (08/05/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Korban diketahui bernama Aditya Syaputra (15), pelajar kelas IX SMP Negeri 1 Wampu, warga Dusun II, Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.

Kronologi Penemuan

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Barito (42), penemuan korban bermula saat warga bersama Tim SAR Kabupaten Langkat melakukan penyisiran intensif sejak pagi hari. Setelah dua hari pencarian, jasad korban akhirnya terlihat mengambang di aliran sungai Dusun II, Desa Stungkit.

“Sekira pukul 20.30 WIB, saksi melihat jenazah korban muncul ke permukaan. Warga segera melakukan evakuasi dan melaporkan temuan tersebut ke pihak pemerintahan desa dan Polsek Stabat,” ungkap Kapolsek Stabat, AKP Zulkarnain, S.H.

Respons Cepat Polsek Stabat

Mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas Bripka Herman Gultom, Kapolsek Stabat AKP Zulkarnain, S.H., bersama Kanit Reskrim Ipda Chevaz Alban Noya, S.Tr.K., dan sejumlah personel langsung menuju lokasi kejadian.

Setibanya di TKP sekitar pukul 21.20 WIB, personel kepolisian bersama warga mengevakuasi jenazah korban ke darat. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan.

Diserahkan kepada Keluarga

Setibanya di rumah duka, pihak Polsek Stabat menyerahkan jenazah Aditya Syaputra kepada keluarga. Suasana haru dan isak tangis menyambut kedatangan jenazah remaja tersebut.

Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan segera melaksanakan proses fardu kifayah untuk pemakaman.

“Kami dari kepolisian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” tambah AKP Zulkarnain.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan Tim SAR, kepolisian, dan warga resmi dinyatakan ditutup. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.


Humas Polsek Stabat
Penulis Ali Asan l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Kartolo

Recent Posts

SMAN 1 Jatiwaras Tetapkan Calon Murid Baru Cadangan SPMB Tahap I, Seleksi Berjalan Objektif dan Transparan

Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras menggelar rapat Dewan Guru untuk menetapkan Calon Murid…

13 jam ago

Usai Sertijab, Kadisdik Jabar Minta Pejabat Baru Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Bandung – AswinNews.com — Usai pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik)…

15 jam ago

DPD PJS Aceh Ucapkan Selamat Atas Penunjukan Brigjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

Banda Aceh – AswinNews.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Aceh menyampaikan…

15 jam ago

Ubah MBG Menjadi Bantuan Gizi Tunai: Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran dan EfisienOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal dirancang sebagai instrumen negara untuk meningkatkan kualitas gizi…

15 jam ago

Isa Alima: “Keluarga Ku Segalanya Bagi Ku”, Momentum Hari Keluarga Nasional 2026

Pidie – AswinNews.com — Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tahun 2026 yang…

15 jam ago

​Wujud Kepedulian, Polsek Salapian Bersama Forkompinca dan Perusahaan Lakukan Perbaikan Jalan Merdeka

​SALAPIAN –Aswinnews.comSebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polsek Salapian bersama unsur Forkompinca dan…

15 jam ago